Barak1News.com|Deliserdang
Anna Simantunjak selaku kepsek SMA Negri 1 Yang jujur dan baik bahkan Ingin Memajukan dunia pendidikan yang ada di Namorambe Khususny SMA 1 Negri Mengalami tuduhan melakukan Penggelapan dana PIP, Ada juga orangtua dan siswa/i yang meyakini hal tersebut Tidak mungkin di lakukan Oleh Kepala Sekolah yang berada di Desa Jatikesuma, Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 6 Des 2023.
Perlu diketahui, Ana Simanjuntak S.Pd MM, resmi menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Namorambe menggantikan pejabat lama Drs Joni, MM, Rabu (23/8/2023). Bahkan Serah terima jabatan (Sertijab) itu dilaksanakan di aula SMA yang berlokasi di Jl Pendidikan Jati Kesuma, Kecamatan. Namo Rambe, Kabupate. Deli Serdang itu dihadiri Komite Sekolah Nimbang Tarigan, Sekretaris Mantin Sembiring, mewakili orangtua murid, Debora Simalango, Bendahara Aswin Lubis dan Humas Rumpia Ginting. Dikutip dari media waspada.id.
Sebelumnya tertanggal 14 November 2023 Anna Simanjuntak S.Pd kepala sekolah SMA N 1 Namorambe yang baik dan jujur ini di heboh dengan tuduhan di media cetak “Telap uang bantuan PIP puluhan siswa”.
Otomatis hal ini geger kepada setiap kalangan, baik masyarakat sekitar, orangtua/wali murid bahkan sampai dikalangan siswa/i yang mendapatkan bantuan tersebut.
Bahkan banyak juga orangtua/wali SMA tersebut yang tidak Percaya akan pemberitaan Hoax Tersebut. ada juga yang berasumsi hal tersebut ditunggangi oleh oknum-oknum yang ingin melengserkan beliau karena Anna Simanjuntak S.Pd MM ini dari kalangan orang baik dan jujur, bahkan dalam tuduhan tersebut ada juga siswi yang membantah hal ini karena menurutnya siswi tersebut kepala sekolah ini baru seumur jagung dan berani beranggapan tidaklah mungkin hal ini dilakukan oleh kepala sekolah yang baik dan jujur tersebut.
Tgl 5 December 2023 perwakilan orangtua dan wali berkunjung ke kantor kepala sekolah dengan pernyataan yang sama dan mempertanyakan kemana arah dana PIP Tersebut.
Dari pantauan BARAK1NEWS.com dilapangan kesalahan tersebut bisa di duga terletak kepada OB salah seorang Staf TU sementara dan selaku pendata calon dan penerima PIP tersebut.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp kepada kepsek membantah tuduhan tersebut yang mengarah kepada dirinya dan mengatakan, “itu tidak ada saya tahu dan anggota sebagai bendahara spp” tegasnya dengan singkat dalam pesan singkat whatsapp.
Disisi lain, LS perwakilan/wali calon penerima PIP mengatakan ” Menurut saya, Kepala sekolah yang sekarang tidaklah mungkin sebegitu cepat melakukan hal yang di isukan kepada beliau justru beliau ingin mengubah sistem yg slah pada sekolah ini d karenakan oknum-oknum yang ingin menjatuhkan citranya dan mencari keuntungan pribadi dalam hal ini, karena menurut pendapat saya ibu kepala sekolah ini orangnya idealis, baik, jujur dan transparan. Karena semenjak ibu anna hadir di SMA Negeri 1 Namorambe ini pungutan yang diduga liar selama ini seperti acara hari guru sudah di tiadakan semenjak beliau jadi kepsek disini, seharusnya dari hal kecil saja kita bisa menilai kebaikan beliau, bahkan dalam hal lain tidak mungkin anak baru lahir bisa mencuri uang orang tuannya karena ibu itu masi baru yang harusnya beliau masi tahap pengenalan, manalah mungkin melakukan hal ini bang” tandas LS.
Tidak mau ketinggal NS salah seorang siswi juga berani berasumsi dan berani blak-blakan berpihak kepada kepala sekolah mengatakan. “Setau saya tidak ada urusan kepala sekolah dengan dana pip, karena dari awal kepengurusan dana pip yang urus itu dari awal ibu OB dan rekan-rekannya, dan saya meyakini kepala sekolah tidak mau korupsi dana pip”.
Sambungnya, “mis jenni ada DTG mendata kami dengan seruan, adakah siswa dan siswi nya yang memberi uang terimakasih kepada madam OB? Menirukan bahasa guru tersebut, bahkan ada beberapa kawan saya sebagian besarnya menyatakan sudah memberikan uang terima kasih itu bang, padahal hal ini tanpa sepengetahuan kepala sekolah” jelas NS.
Ada juga warga sekitaran sekolah yang peduli terhadap SMA Negeri 1 memberikan tanggapan mengenai hal tudingan kepada kepala sekolah” kalau bisa bang saya selaku pemerhati sekolah dan tinggal di dekat lingkungan Sekolah, “Kami berharap kepada Dinas pendidikan Sumatera utara agar mempertahan ibu ini tetap menjadi kepsek di SMA Negri 1 ini, karena kami ingin adanya perubahan di dunia pendidikan khususnya di kecamatan namorambe ini, bahkan dengan adanya ibu ini bisa mengantarkan anak didik sma namorambe ini semakin bertambah-tambah lagi masuk ke jalur undangan di USU dan Unimed Saja, karena selama ini banyak jalur undangan tapi semua keluar daerah hanya sebagian kecil orang saja masuk ke USU dan Unimed” tambah warga. (Hendra Sinaga)
