Barak1News|Muba
Aksi cepat yang dilakukan Alpian, anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dari Partai Perindo, dalam merespon dan menindaklanjuti keluhan warga korban banjir memang patut diancungi jempol.
Hari ini, Senin (22/01/’24) sekitar pukul 12.30 setelah menerima telepon dari seorang warga Dusun Selarai, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba, bernama Heri yang mengeluhkan di dusunnya dilanda banjir dan membutuhkan bantuan perahu karet.
Tanpa menunggu lama Alpian langsung menuju lokasi yang dimaksud, hanya perlu waktu 15 menit ia pun sampai di TKP. Setelah Alpian menelepon OPD terkait, tak berapa lama bantuan perahu karet dari Pj Bupati melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba pun datang. Bantuan dari Pemkab Muba itu pun diserahkan kepada warga melalui Alpian untuk dipergunakan selama musim banjir guna mengangkut anak-anak sekolah dari rumah mereka sampai ke pinggir jalan raya dan sebaliknya. Perahu karet itu akan dikembalikan lagi apabila kondisi sudah normal kembali.
“Kami seluruh warga Dusun Selarai mengucapkan terimakasih kepada Pj Bupati Muba Apriyadi, dan anggota DPRD Muba pak Alpian, yang telah mendatangkan bantuan berupa perahu karet. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena dapat mengangkut anak-anak yang hendak berangkat maupun pulang sekolah, serta warga pada umumnya,” ujar Amin salah seorang tokoh masyarakat dusun Selarai.
“Kami juga mengusulkan agar kiranya Pemkab Muba dapat membangun jalan setapak, dari jalan raya ke dalam dusun sepanjang 1000 meter, agar akses keluar masuk warga lebih mudah,” lanjutnya.
Dibincangi media ini di sela-sela kunjungannya, Alpian mengatakan, “HP saya tidak pernah mati selama 24 jam, apabila ada warga yang membutuhkan bantuan, selagi saya bisa dan mampu kenapa tidak? Kalau kita diberikan kelebihan atas orang lain itu artinya kita diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk membantu atau menolong sesama yang membutuhkan,” terangnya.
“Tadi juga saya sudah menelepon kepala dinas terkait, menanyakan estimasi anggaran untuk membangun jalan setapak sepanjang 1 km, katanya sekitar 2 sampai 3 miliar rupiah, mudah-mudahan akhir tahun ini itu bisa terealisasi,” imbuhnya.
Heri, salah satu warga Dusun Selarai, mengatakan bahwa tadi pagi genangan air belum dalam, hanya setinggi mata kaki, tetapi menjelang siang air semakin dalam sampai setinggi dada orang dewasa.
Diketahui bersama, Kabupaten Muba memasuki minggu terakhir Januari 2024 ini, hampir 50 persen wilayahnya dilanda banjir, bahkan di titik-titik tertentu kedalaman nya mencapai hampir 2 meter.
(Ags)
