Barak1News.com|Aceh Singkil
Komite Sekolah Menengah Atas(SMA) Negeri 1 Danau Paris Kabupaten Aceh Singkil Pardomuan Tumangger, meminta kepada pihak perusahaan baik PT Delima Makmur dan PT GSS untuk membangunkan halte di sekolah tersebut.
Permintaan komite sekolah tersebut bukan tanpa dasar sesuai dengan aturan perundang-undangan bahwa perusahaan wajib mengeluarkan Corporate Social Responsibility (CSR).
Program CSR adalah suatu konsep dimana perusahaan bertanggung jawab atas dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan oleh kegiatan bisnisnya seperti masalah polusi, limbah, sampai masalah keamanan.
“Kami meminta kepada pihak perusahaan baik dari PT Delima Makmur dan PT GSS untuk membangunkan sebuah halte di SMA 1 Danau Paris ini,” kata komite Sekolah Pardomuan Tumangger, Selasa (28/5/2024).
“Kita sangat kasihan sekali terhadap anak-anak sekolah begitu hendak pulang menunggu angkutan BUS mereka tidak berteduh dari panas. Jadi kami berharap kepada pihak perusahaan agar mengamini permintaan kami sebab dunia pendidikan inilah menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Sekjen PDIP Aceh Singkil itu.
Sementara itu,Nurrizal Kahfy Pohan selaku pemerhati Pendidikan Nasional Aceh Singkil mengungkapkan bahwa, seluruh perusahaan yang menggali kekayaan sumber daya alam Aceh Singkil yang bergerak di bidang HGU harus dan berkewajiban memperhatikan sarana dan prasarana yang di butuhkan masyarakat, “terkait pembangunan Halte tempat penantian bus di depan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Desa Biskang Kecamatan Danau Paris, lanjut nya perusahaan harus menyahuti dengan sepenuh hati dan serius,” tegasnya. (red)
