Barak 1 news.com|rohil
Kelakuan DS salah seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir tidak layak ditiru. Pasalnya Oknum Anggota DPRD Rohil tersebut Ingkar dari perjanjian sisa pekerjaan kepada salah seorang oknum wartawan Media Barak 1 tv, Juliadi yang juga berpropesi sebagai penyedia jasa alat berat sebesar 30 juta rupiah.
Menurut pengakuan Juliadi pada Media Barak 1 News saat di konfirmasi di kediamannya mengatakan, Awalnya DS meminta bantuan Juliadi yang memiliki alat berat untuk mengerjakan paket proyek pengunjukan Langsung (PL) pada tanggal 13 Nopember 2023 dengan membuat bodi jalan Subang Raya menuju Pantai Wisata sepanjang 1.400 m dan pembuatan bodi jalan dari pantai Subang menuju Pantai Siandam Jaya sepanjang 1.447 meter. Dengan perjanjian dalam satu paket pekerjaan Juliadi memberi harga sebesar 60 juta rupiah dikali dua paket menjadi 120 juta rupiah.
“Saya sampaikan pada pak DS untuk satu pekerjaan dengan menggunakan alat berat sebesar 60 juta rupiah. Dan dia mengatakan kerjakan aja mas dan DS berjanji akan melunasi pada Desember 2023” ujar juliadi.
Dengan kepercayaan itu Juliadi mengerjakan pekerjaan 2 paket PL sampai tuntas, namun setelah pekerjaan tuntas apa yang di katakan DS hanya janji. setelah di desak DS pun mencicilnya dengan menyetor kepada Juliadi sebesar 90 juta rupiah dari kedua paket tersebut dan tidak sesuai dengan bdget yang telah di tentukan sebesar 120 juta rupiah untuk kedua paket PL tersebut.
“DS memberikan saya 90 juta untuk dua paket pekerjaan itu dan kekurangannya sebesar 30 juta rupiah. namun sampai saat ini beliau terus mengelak. Setiap kali didesak DS berjanji akan segera membayarnya. Bagaimana perilaku oknum wakil rakyat kalau untuk pekerjaan ini saja sudah tidak amanah” ujar Juliadi sambil menunjukkan screenshot chat WA beliau dengan DS yang akan dijadikan bukti saat membuat laporan kepada pihak berwajib.
Juliadi juga menegaskan jika sisa dana pekerjaannya tidak juga di bayar, dia akan membuat laporan secara tertulis ke Polres Rokan Hilir atas tindakan ingkar janji DS dalam hal pembayaran jasa kerjanya.”Karena itu jasa saya, pekerjaan sudah tuntas kok seenaknya tidak di selesaikan sisa pembayaran” ujarnya.(tim)
