Barak1News.com|Medan
Koperasi Keluarga Pers Indonesia (KPI) menggelar rapat perdana setelah pengucapan sumpah. Rapat digelar di Hotel Sultan, Jalan Darussalam, Medan, Kamis 25 Juli 2024. Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua Devis A Karamoy dan dihadiri oleh bendahara Khairunnisak Lubis, sekretaris Dedy Hu, serta para kepala divisi.
Pembukaan Cabang Baru
KPI merencanakan pembukaan enam cabang baru di Singkil, Rokan Hilir, Padangsidempuan, Labuhanbatu, Labusel, dan Paluta.
Ketua Devis Abumau Karamoy menekankan pentingnya transparansi dalam mengelola koperasi KPI. “Kita harus terbuka dan transparan. Saat ini, sudah ada tawaran kerjasama dengan Kopertis LLDikti I Wilayah Sumut di Pantai Labu dan tawaran membuat tambak ikan mas di Sunggal. Banyak peluang kerjasama yang terbuka,” ujarnya.
Peluang dan Tantangan
Nurrizal Kahfi Pohan dari Divisi SDM melaporkan bahwa pembukaan Cabang koperasi Singkil progressnya hampir selesai. “Daerah lainnya masih memiliki potensi, namun kita perlu memastikan apakah mereka dapat menerobos batas,” katanya.
Fokus Bisnis: MoU hingga Pemasaran Sektor Properti
Rinal Kurnia dari Divisi Bisnis menjelaskan rencana jangka pendek dan menengah Koperasi KPI. “Dalam jangka pendek, kita fokus mengejar MoU dan distribusi jasa, pemasaran, serta properti. Untuk jangka menengah, kita akan mengembangkan distribusi kopi dengan orang yang paham perkopian, pengelolaan tambak ikan, bisnis Diklat Jurnalistik, dan menawarkan kerjasama publikasi dan periklanan kepada perusahaan-perusahaan,” jelasnya.
Tantangan Modal
Wakil Ketua Diva Suwanda menyebutkan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi KPI saat ini adalah keterbatasan modal dan jumlah anggota yang masih sedikit, yaitu 35 orang. “Bagaimana kita bisa mendapatkan stimulan modal adalah pertanyaan yang harus kita jawab,” katanya.
Program Hukum dan Advokasi
Irvan Simatupang dari Divisi Hukum menyampaikan program-program penting yang akan dijalankan. “Kami akan mengadakan pelatihan hukum dan advokasi kepada pengurus koperasi-koperasi yang ada di Sumut, serta pelatihan kepada nasabah terkait penanganan kredit macet. Kami juga akan mengadakan diklat pendampingan dan advokasi kepada pers,” ujarnya. (Red)
