BARAK1NEWS.COM| Aceh Singkil.
Dalam rangka penanganan kasus Stunting, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP3A)
melakukan sosialisasi Penyusunan Manajemen Pendamping Audit Kasus Stunting bertempat di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil, Rabu 11/09/2024.
Kegiatan sosialisasi tersebut disampaikan Kadis DP2KBP3A kepada awak media Barak1newsa.com, Jum’at 13/09/2024, dan dibuka Plh Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekda) Aceh Singkil Edi Widodo selaku ketua Tim Penggerak Penurunan Stunting (TPPS).
Disaat pembukaan, Plh Sekda mengatakan bahwa sebagai ketua TPPS menyarankan agar dinas terkait menyusun segala bentuk kelompok kerja atau tim yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan dan melaksanakan program dan kegiatan pencegahan stunting dalam suatu wilayah atau masyarakat.
Ia juga mengatakan bahwa program ini merupakan suatu program nasional dalam penanganan kasus Stunting.
Dengan adanya TPPS ini dalam melakukan AKS supaya teknis dan sasaran yang di audit sudah dapat terpetakan, di lokasi desa stunting yang prioritas sebagai desa tertinggi angka stuntingnya,’ ungkap Plh Sekda.
Selain itu, tambah Edi Widodo, nantinya penyebab-penyebab terjadinya anak stunting bisa kita lakukan intervensinya dan bisa memprioritaskan di setiap program lintas sektor.
Perlu kami sampaikan dalam penanganan stunting dan gizi buruk yang ada di Aceh Singkil bila hanya mengandalkan dari pemerintah atau tim yang dibentuk tentu kurang pas dan efesien,’ tegasnya. 
Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama pengentasan persoalan tersebut, karena penyebab stunting ini bukan hanya dikarena satu faktor, melainkan berasal dari kemiskinan serta kaum ibu-ibu yang tidak paham penyebab terjadinya stunting.saat hamil dan menyusui.,’ ungkapnya.
Sangat banyak kita dengar dengan kejadian anak atau ibu meninggal saat melahirkan serta lahir dalam keadaan mengalami gizi buruk, ini terjadi karena kurangnya pemahaman ibu hamil tersebut, dan kita sebagai tim hadir untuk menjernihkan suasana dengan membawa soli,” ujar Sekda lagi.
Dimana anak-anak stunting ini adalah merupakan tanggung jawab kita bersama, yang nantinya mengoptimalkannya secara bersama-sama, untuk mengatasinya’ pungkas Sekda Edi Widodo.
Sementara Kadis DP2KBP3A, Hj. Rumadan SKM.menyampaikan ucapan terimakasih kepada ketua TPPS atas bimbingan dan saran dalam mengatasi percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Aceh Singkil.
Selain itu, Ia berharap agar seluruh tim bergerak dengan maksimal untuk menghasilkan penanganan percepatan penurunan kasus Stunting dangan harapan hasil maksimal pula.
Selain Plh. Sekda juga hadir Kadis DP2KBP3A, hadir Kadis Kesehatan Hariyono SKM, serta Tim pakar dr.Dedi Eka Febri Liestiadi M. Ked, Sp,a dan undangan lainnya.
Penulis: (Rudi F./Sabri)
