Barak1news.com/ Musi – Banyuasin
Muba, 19/9/2024, Sehubungan dengan viralnya berita yang berjudul: “Diduga Oknum Kades Dan Perangkat Desa Menganiaya Wartawan” berapa hari lalu, dimana isi beritanya menceritakan seorang oknum wartawan berselisih paham dengan Kades Macang Sakti-Aripai, mereka bertengkar dan berujung pada penganiayaan oleh oknum Sekdes (anak buah Aripai) bernama Masodik terhadap Zakaria.
Korban dipukul di bagian wajah sebelah kiri dan ditendang, saat pemukulan (oknum) Kades ada di tempat kejadian dengan beberapa perangkat desa lainnya, demikian ditulis media tersebut.
Menurut informasi yang diterima awak media ini, pemukulan itu dilakukan oleh anak buah Aripai, sampai belasan kali, dan disaksikan oleh istri dan dua anak korban yang berusia 3 (tiga) dan 7 (tujuh) tahun yang menangis histeris. Namun demikian meski mengetahui kedua anak korban tersebut, menangis histeris melihat bapaknya dianiaya, oknum Sekdes, Masodik terus dan tidak berhenti menganiaya korban.
Ketika dikonfirmasi awak media ini, via pesan whatsapp, pada Rabu siang (18/9/’24) Kades Macang Sakti-Aripai, membantah keras kebenaran berita tersebut, menurutnya apa yang diberitakan media tersebut tidak benar.
“Kalau mau tau dengan jelas silahkan anda tanyakan kepada Polsek Sanga Desa” katanya.
Aripai mengatakan bahwa dia juga ingin tau legalitas Zakaria sebagai wartawan karena ia (Zakaria) mengaku sebagai wartawan. Aripai juga akan menuntut agar nama baiknya dikembalikan.
“Aku juga minta dikembalikan nama baikku yang telah dicemarkan, lewat seluruh media yang ada di Indonesia,” Tukasnya.
Kapolsek Sanga Desa, Polres Muba, Iptu Nirwan, ketika dikonfirmasi media ini sehubungan dengan kasus ini, mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam proses.
“Masih dalam proses, kasus ini split, kedua belah pihak saling melaporkan. Kalau mau tau lebih jauh silakan datang langsung ke Polsek Sanga Desa,” Terangnya.
Sementara itu Zakaria ketika dikonfirmasi oleh awak media ini via pesan WA, tidak memberikan tanggapan meski pesan dari media ini sudah dibaca, begitupun. Ketika di telepon tidak menjawab meski telepon media ini masuk (berdering). (ags)
