Barak1news.com. | Padang Lawas.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Lawas (Palas) lintas Komisi A, B dan C menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang di pimpin wakil ketua DPRD Muhammad Dayan Hasibuan SH di ruangan rapat paripurna gedung DPRD, jalan Karya Pembangunan, lingkungan VI Padang Luar, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Senin 03/03/2025 di mulai pukul 14.00 wib.
Hadir dalam acara RDP tersebut, 21 anggota DPRD Palas, Pimpinan OPD, Camat Hutaraja Tinggi, Kepala Desa Lubuk Bunut, kepala Desa Sibodak Sosa Jae, para mahasiswa Gerakan Pemuda Sosial Padang Lawas (GPS);dan undangan lainnya.
Dalam RDP tersebut, pihak perusahaan PTPN IV Unit kebun Sosa hanya menghadirkan perwakilan membuat anggota DPRD Palas merasa kecewa kepada perusahaan BUMN tersebut.
Sedang kepala Desa Sibodak Sosa Jae M. Syafaruddin Taufik Lubis
dan Kepala Desa Lubuk Bunut Syafaruddin Hasibuan
mengaku bahwa jalan yang di pakai oleh perusahaan adalah jalan desa mereka yang diserahkan oleh Canoco Philips perusahaan energi yang integral dalam skala internasional pada tahun 80an
Sementara Camat Hutaraja Tinggi (Huragi) Landri Hasibuan mengaku secara tegas mengatakan itu adalah jalan Desa, bukan jalan perusahaan perkebunan PTPN IV.
Selain kepala desa dan Camat, Mahasiswa Gerakan Pemuda Sosial (GPS) mengatakan, perusahaan BUMN tersebut sama sekali tidak menguntungkan bagi masyarakat.
“PTPN IV tidak pernah memberikan kontribusi kepada masyarakat selama ini, salah satunya contoh, lapangan kerja yang paling di pentingkan, PTPN IV tidak memberikan kesempatan kepada putra daerah terkecuali hanya sebagai kariawan panen (buruh),’ kata Freddy Manda Saputra Siregar.
Kami sebagai pemuda merasa miris atas nasib masyarakat di sekitar PTPN IV selama ini tidak pernah mendapat pekerjaan di bagian apapun di perkebunan dan di Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV tersebut,’ tegasnya.
Sementara perwakilan dari PTPN IV, menanggapi persoalan ini, menyampaikan akan menyampaikan kepada management perusahaan untuk di pertimbangkan.
Namun Wakil ketua DPRD Palas, Muhammad Dayan Hasibuan SH merasa kecewa kepada pihak perusahaan mengutus orang yang tidak dapat memberikan keputusan.
Begitu juga dengan Achyar Hidayat dan Achmad Husein dan anggota DPRD lainnya merasa kecewa atas tingkah laku perusahaan PTPN IV, saat di undang pada RDP pertama tidak hadir dan pada RDP kedua, pihak Management PTPN IV hanya menghadirkan utusan yang tak bisa mengambil keputusan.
Bahkan Achmad Husein, sempat mengatakan dengan nada tinggi bahwa perusahaan PTPN IV sepertinya menganggap remeh kepada siapapun termasuk anggota DPRD Palas.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa PTPN IV mempunyai HGU yang luar biasa luasnya tak dapat menyelesaikan perbaikan jalan yang hanya sepanjang depan kilo meter, sehingga membuat masyarakat di sekitar PTPN IV marah.
“Apakah karena PTPN IV merasa perusahaan BUMN sebagai anak negara,’ ucap Achmad Husein.
Dari hasil RDP tersebut, DPRD Palas melalui wakil ketua Muhammad Dayan Hasibuan mengajak semua pihak untuk dilakukan peninjauan langsung ojek yang di perkarakan dalam waktu dekat.
Pantauan awak media, RDP berjalan dengan lancar, walaupun sempat ada insiden nada suara tinggi.
Sidangpun di tutup Wakil ketua DPRD Padang Lawas Muhammad Dayan Hasibuan pada pukul 16.30 wib.
Penulis; Ali Sabban Siregar.
Barak1news.com 4/3/2025.-
