Barak1news.com – Aceh Singkil.
Aceh Singkil memiliki potensi besar dalam dunia sepak bola, namun butuh kepemimpinan yang solid untuk menghidupkan kembali marwah olahraga ini serta membawa prestasi di level provinsi dan nasional.
Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., seorang pemerhati sepak bola Aceh Singkil yang juga mantan wasit nasional serta aktif sebagai match commissioner PSSI, menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru Askab PSSI Aceh Singkil, hal tersebut disampaikannya, Selain 24/03/2025 kepada awak media barak1 news.com di Singkil.
Terpilihnya Hamdi AD sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Askab PSSI Aceh Singkil berdasarkan SK Asprov PSSI Aceh Nomor 51/PSSI-Aceh/I/2025 pada 17 Januari 2025, menjadi langkah awal menuju kongres yang direncanakan dalam tiga bulan ke depan. Hamdi AD ditunjuk setelah Ketua PSSI Aceh Singkil sebelumnya, Bapak Surianto, purna tugas dari jabatannya untuk periode 2020-2025,’ papar Zainal Abidin Simatupang.
Ia berharap Sepak Bola Aceh Singkil dalam kepemimpinan baru ini, diharapkan dapat berkembang lebih pesat dengan beberapa langkah strategis:
1. Meningkatkan Kompetisi Usia Dini
Pembinaan pemain muda menjadi hal krusial untuk mencetak generasi emas sepak bola Aceh Singkil. Diharapkan kompetisi usia dini dapat diselenggarakan secara berkala dan berkelanjutan.
2. Membangun Database Klub dan Infrastruktur Sepak Bola
Pendataan klub sepak bola yang ada di Aceh Singkil serta fasilitas lapangan menjadi bagian penting dalam perencanaan jangka panjang. Selain itu, mendorong pembangunan stadion sebagai ikon Kabupaten Aceh Singkil akan menjadi dorongan besar bagi perkembangan sepak bola daerah.
3. Pembinaan Pelatih dan Wasit
Kualitas sepak bola tidak hanya bergantung pada pemain, tetapi juga pada pelatih dan wasit yang profesional. Oleh karena itu, diperlukan program pelatihan dan sertifikasi bagi pelatih dan wasit agar kualitas pertandingan semakin meningkat.
4. Menyelenggarakan Kompetisi yang Sportif dan Berkelanjutan
Kompetisi sepak bola harus digelar dengan aman dan sportif tanpa adanya kerusuhan. Keberlangsungan liga lokal serta turnamen tingkat kabupaten dapat menjadi wadah bagi bakat-bakat muda untuk berkembang lebih jauh.
Untuk mewujudkan semua harapan ini, tentu harus ada dukungan dari Pemerintah Daerah Aceh Singkil, perusahaan besar yang beroperasi di wilayah ini, serta sponsor sangat diperlukan. Sinergi antara Askab PSSI, Pemda, dan pihak swasta dapat mempercepat pembangunan sepak bola di Aceh Singkil dan meningkatkan daya saingnya di level provinsi maupun nasional.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang kuat, Aceh Singkil berpotensi menjadi daerah yang diperhitungkan dalam kancah sepak bola Aceh dan Indonesia. Semoga dalam tiga bulan ke depan, Kongres PSSI Aceh Singkil dapat berjalan sukses dan melahirkan kepemimpinan definitif yang siap membawa sepak bola Aceh Singkil ke level yang lebih tinggi.
Penulis: Pandan Hutabarat.
Barak1news.com 24/3/2025.-
