Narak1news.com. Aceh Singkil.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Kunjungan Kerja (Kunker) ke Aceh Singkil menghadiri syukuran, zikir, dan doa bersama masyarakat Kemukiman Gosong Telaga, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil di Pulau Panjang, Sabtu 28/06/2025.
Kehadiran Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualim) beserta rombongan Sekdaprov Aceh dan beberapa Kepala Dinas disambut hangat Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon dan wakil Bupati Hamzah Sulaiman SH, Forkopimda Aceh Singkil dan, tokoh agama serta tokoh masyarakat di pendopo Bupati Aceh Singkil diiringi tarian khas daerah.
Acara Zikir, Syukuran dan doa atas kembalinya 4 Pulau dari Provinsi Sumatra Utara kepada Provinsi Aceh di prakarsai oleh Aliansi Gerakan Aceh Menggugat Mendagri (AGAMM) pada tanggal 18/05/2025 bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan para tokoh adat, masyarakat dan agama.
Dalam pelaksanaan acara tersebut, kepada awak media, Tahrin sebagai ketua pelaksana mengatakan, segala bentuk keperluan sudah di sediakan, termasuk transportasi berupa Boat besar dan kecil, begitu juga perahu nelayan untuk mengangkat rombongan masyarakat yang akan mengikuti Zikir, Syukuran dan doa di Pulau panjang, begitu juga ketersediaan makan siang.
Gubernur Muzakir Manaf mengajak seluruh masyarakat untuk selalu membangun silaturahmi dan kekompakan seperti halnya kekompakan pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan masyarakat dalam berjuang mempertahankan ke 4 Pulau yang di rekomendasikan oleh Mendagri masuk ke wilayah Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) lepas dari Provinsi Aceh, tepatnya di Kabupaten Aceh Singkil yaitu, Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang dan pulau Mangkir Ketek.
“Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Aceh untuk bersatu padu, serta tetap membangun silaturahmi, dengan kebersamaan kita, Insyaallah semua akan bisa kita selesaikan,’ kata Mualim Gubernur Aceh.
Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualim mengatakan, keindahan ke 4 Pulau yang di kembalikan kepada Provinsi Aceh adalah merupakan pulau yang mengandung banyak potensi kekayaan, salah satunya adalah tempat destinasi wisata dan kekayaan lautnya.
Selain itu, Mualim juga mengatakan bahwa, dirinya akan mempromosikan daerah ini kepada dunia, diantaranya adalah negara negara Arab.
Namun menurutnya, masyarakat harus dapat menjaga keamanan dan ketertiban, juga keindahan pulau harus di jaga dan penduduk juga wajib ada yang tinggal di Pulau tersebut
Dirinya juga mengatakan, dalam kepemimpinannya, akan membangun jalinan transportasi atar Pulau untuk membangun dan menjaga kekayaan alam dan laut demi kesejahteraan masyarakat Aceh.
Diakhiri sambutannya, ia juga mengajak masyarakat untuk mengacungkan tangan dengan menyampaikan teriakan bersatu padu,’ Ini Pulau kita, ini Pulau kita, ini Pulau kita,’ ucapnya mengakhiri.
Pantauan awak media, usai melaksanakan zikir, Syukuran dan doa, acara dilanjutkan pemberian santunan secara simbolis kepada anak yatim untuk mendapatkan berkah dari yang mahakuasa.
Penulis: Redaksi.
