Barak1news.com. Labura
Jembatan di Dusun Sei Puyuh menjadi momok pembicaraan dengan Pagu Rp 68.549.665 yang dibiayai anggaran APBN melalui Dana Desa (DD) TA.2025 ukuran 5×3 m, di duga Mark Up, masyarakat Desa Simandulang sagat terkejut, 01 juni 2025.
Jembatan Dusun Sei Puyuh menjadi pusat perhatian masyarakat karena pagu angaran sangat besar, di duga tidak sesuai dengan pekerjaan tersebut.
Di mintakan kepada Inspektorat dan PMD agar dapat melakukan pemeriksaan Jembatan yang berlokasi di Desa Simandulang di Dusun Sei Puyuh.
Pak Tua dan Ucok warga desa setempat yang biasa bekerja sebagai tukang bangunan mengatakan, Jembatan dengan ukuran 5×3 anggarannya sangat tidak rasional.
” Kalau jembatan dengan ukuran 5×3 memakan biaya Rp 68.549.665 itu sudah luar biasa,’ kata mereka.
Ditambahkan Pak Tua dan Ucok, jembatan dengan ukuran 5×3 paling memakan biaya 18 juta, itupun sudah berlebih biayanya, mereka yakin ada udang dibalik batu atas pembuatan jembatan tersebut, mereka yakin terjadi mark up (Penggelembungan anggaran) dalam pelaksanaannya.
Sementara dikutip dari penuturan warga, sebenarnya sudah banyak keluhan masyarakat atas pembangunan jembatan tersebut, namun tidak ada yang di tanggapi.
Media barak1news.com. ingin konfirmasi atas bangunan jembatan tersebut, namun Kades Simandulang tak dapat di hubungi.
Sementara dari keterangan Sekretariat Desa (Sekdes) Simandulang kepada awak media menuturkan, Kepala Desa Simandulang lagi ke Kabupaten mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dari tanggal 01-07/07/2025.
Penulis: Ahmadt p simanjuntak
