Barak1news.com. Aceh Singkil.
Wakil Bupati Aceh Singkil H.Hamzah Sulaiman, SH membuka secara formal forum konsultasi publik tahap II sekaligus penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup di Aula Bappeda Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil Selasa, 08/08/2025.
Dalam kata sambutannya H.Hamzah Sulaiman, SH menyampaikan pentingnya menyusun Dokumen Lingkungan Hidup bagi Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).
Menurutnya, seluruh Dinas Pemerintah Daerah harus menyiapkan dokumen pendukung untuk dilanjutkan ke pemerintahan Provinsi Aceh dan pemerintah pusat, sehingga tidak adanya kendala.
Semua SKPK telah ready menyiapkan dokumen yang di perlukan, dari awal sudah kita rampungkan penyusunannya ketika di perlukan kita tidak terkesan lamban dalam memberikan data atau dokumen yang di perlukan,’ ucap Hamzah.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Kabupaten Aceh Singkil Surkani SE memaparkan bahwa jauh jauh hari telah menyiapkan dokumen tersebut untuk di ajukan ke pemerintah Provinsi Aceh dan pemerintah pusat.
Ia juga mengatakan banyak aspek yang harus dibenahi dari pengelolaan sampah hingga pelestarian lingkungan.
“Saya selaku Kadis melihat penanganan lingkungan hidup di Aceh Singkil masih perlu keseriusan,” katanya
Ditambahkannya, Kami terus menerus memperbaiki mengenai sistem pengelolaan sampah, menjaga lestarinya lingkungan dan melengkapi dokumen menyangkut kinerja kami,’ tutur Surkani.
Camat Kota Baharu Abdul Rahim yang juga pernah menjabat Camat Danau Paris menyoroti pentingnya penghijauan, ia mengatakan daerah hulu dan hilir perlu kita galakkan penanaman pohon (penghijauan).
“Memang saat ini banyak masyarakat menanam Kelapa Sawit, namun masih ada lahan hutan yang dapat dijadikan kawasan hijau,’ ungkap Abdul Halim.
Bako salah satu warga Singkil menyampaikan dimana perlunya penghijauan di wilayah Singkil, karena bila musim penghujan maka terjadilah banjir berbulan-bulan baru surut.
Kami warga Desa Teluk Rumbia, Pea Bumbung, Rantau Gedang, dan beberapa desa lainnya dalam wilayah Kecamatan Singkil tidak pernah melihat tanah karena di kepung banjir sangat menyulitkan kami beraktivitas,” ujarnya.
Barak-1 news.com.-
Kabiro, Kaharuddin Hutabarat/Pandan DKI
Penulis: Dahrusyid.
