Barak1news.com. Aceh Singkil.
Terkait Pemberitaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Singkil, Muzni menyampaikan klarifikasi sorotan bantuan dana kepada beberapa organisasi olahraga khususnya cabang Organisasi PSSI.
Klarifikasi tersebut disampaikan Kepala Disparpora Aceh Singkil Muzni terkait kegiatan yang tertera pada DPA tahun 2025 kepada awak media barak1news.com, Jum’at 02/01/2026.
” Kita pada tahun 2025 telah menjalankan kegiatan olahraga di kabupaten ini sesuai dengan yang tertuang di dalam DPA yang semua itu tentunya menggunakan anggaran,’ Muzni.
“Sebenarnya, kegiatan seni olahraga yang kita laksanakan di GOR Kasim Tagok Desa Ketapang Indah pada tahun 2025 tidak ada kegiatan apa pun di sana, seperti yang dapat dibaca pada pemberitaan sebelumnya,” kata Muzni, Rabu, 31 Desember 2025.
Kegiatan tersebut, tambah Muzni, salah satu kegiatan PSSI mengikuti Pra Pora, sebesar Rp.50 juta dan diterima oleh pengurus PSSI melalui bendaharanya, Alimuddin,’ katanya.
Selain itu, kegiatan PSAS mengikuti Liga Aceh sebesar Rp.50 juta yang diterima Bendahara PSAS, Nasrullah,’ tambah Kadis Parpora.
Kemudian kegiatan klub Rawa Singkil, untuk mengikuti Soeratin Cup dan festival U-13 di Aceh Selatan sebesar Rp.200 juta, dananya juga diterima langsung oleh bendahara klub,’ terangnya.
Sedangkan untuk kegiatan seni sebagaimana yang beredar dalam pemberitaan, itu tidak ada tertulis dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kabupaten Aceh Singkil pada tahun anggaran 2025,’ ungkap Muzni.
Namun jalan santai dan senam bersama, serta pemberian doorprize dalam rangka HUT ke-80 RI di lapangan Meriam Sipoli, Gunung Meriah dengan anggaran Rp.30 juta itu jelas,’ tambahnya.
Kemudian kegiatan klub Rawa Singkil, untuk mengikuti Soeratin Cup dan festival U-13 di Aceh Selatan, sebesar Rp200 juta dan dananya juga diterima langsung oleh bendahara klub,itu pun di lapangan Meriam Sipoli, Gumer, bukan GOR Kasim Tagok,’ tegasnya.
Semua kegiatan itu sudah melalui prosedur penganggaran dan pembahasan resmi di gedung DPRK Aceh Singkil dan secara sah dan jelas kita jalankan,’ tambanya.
Kita bukan alergi atas saran dan kritik kawan kawan, namun sangat disayangkan, apa yang kita sampaikan pada acara Wawan cara sama sekali sangat bertolak belakang dengan apa yang di sampaikan dalam pemberitaan,’ ucap Muzni.
Saya sangat senang apabila ada orang yang memberikan masukan dan saran, karena sebagai manusia tentu kita serba ada kekurangannya, namun hendaknya kritikan tersebut harus mempunyai dasar yang jelas,’ pungkasnya.
Penulis: Redaksi.
