Barak1news.com. Aceh Singkil.
Kepala UPTD SPF SD Negeri Sintuban Makmur, Zainal Abidin Simatupang, S.Pd menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil, Amran Ramli SE.M.AP, yang mendampingi Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon SH dalam Rapat Kerja (Raker) Bupati/Wali Kota se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri), Sabtu, 10/01/ 2026.
Zainal Abidin mengatakan, kehadiran Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil dalam forum strategis tingkat provinsi tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperjuangkan pemulihan sektor pendidikan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Aceh Singkil.
“Kami dari satuan pendidikan sangat mengapresiasi langkah Bapak Amran Ramli yang hadir langsung mendampingi Bupati Aceh Singkil. Ini menjadi bukti bahwa sektor pendidikan benar-benar diperhatikan, terutama terkait pemulihan sarana prasarana sekolah dan kelangsungan proses belajar mengajar,” ujar Zainal Abidin.
Ia menambahkan, pasca bencana, sekolah-sekolah membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi infrastruktur, kesiapan tenaga pendidik, maupun perlindungan peserta didik,’ katanya.
Oleh karena itu, keterlibatan langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam Raker yang dipimpin Mendagri dinilai sangat strategis untuk memastikan aspirasi dan kebutuhan pendidikan di daerah terdampak tersampaikan dengan baik,’ tambahnya.
Zainal Abidin juga menyampaikan harapannya agar hasil Raker tersebut dapat ditindaklanjuti dengan dukungan konkret dari pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh, sehingga pemulihan pendidikan di Aceh Singkil dapat berjalan cepat dan berkelanjutan.
“Kami di tingkat sekolah siap mendukung setiap kebijakan dan program yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, demi menjamin hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi meskipun di tengah tantangan pasca bencana,” pungkasnya.
Rapat Kerja Bupati/Wali Kota se-Aceh tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, termasuk sektor pendidikan, sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Aceh.
Penulis: ZN.
