Barak1news.com. Simalungun.
Kinerja Kepala SMP Negeri 2 Tapian Dolok, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Rosita Damanik S.Pd selaku Kepala Sekolah diduga kuat jarang masuk kantor dan mengabaikan tugas utamanya, sehingga memicu keresahan di lingkungan sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lingkungan sekolah, ketidakhadiran kepala sekolah tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama.
“Dampaknya koordinasi internal antar guru menjadi terhambat dan administrasi penting sekolah disinyalir terbengkalai. Kami kesulitan melakukan koordinasi terkait program belajar mengajar karena kepala sekolah jarang berada di tempat,” ujar salah seorang tenaga pendidik yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (18/8/2026).
Keluhan senada juga disampaikan perwakilan orang tua siswa. Mereka menyayangkan sikap kepemimpinan yang dinilai tidak memberikan contoh baik bagi guru maupun siswa di instansi pendidikan tersebut.
Saat awak media mendatangi sekolah guna melakukan konfirmasi, ruang kerja kepala sekolah tampak tertutup rapat. Menurut keterangan salah satu staf tata usaha, kepala sekolah yang bersangkutan memang belum hadir pada hari itu.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi langsung kepada oknum kepala sekolah, baik melalui panggilan telepon maupun pesan WhatsApp, tidak mendapat respons.
Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun saat dihubungi menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
Dinas Pendidikan menegaskan tidak akan segan memanggil dan menjatuhkan sanksi disiplin kepada ASN jika oknum kepala sekolah terbukti melanggar aturan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara.
Laporan: Amister D Silalahi, SE.
