BARAK1NEWS.COM|ACEH SINGKIL,
29 Agustus 2026
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Singkil melaksanakan Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026, Sabtu (29/8/2026), bertempat di Oproom Kantor Bupati Aceh Singkil.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB dalam suasana tertib, penuh kebersamaan, dan semangat pengabdian.
Konferensi kerja tersebut menjadi momentum strategis bagi jajaran PGRI Kabupaten Aceh Singkil untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat cabang dan basis.
Kegiatan dihadiri Dewan Pakar PGRI, di antaranya H. Nurdin, S.Pd., Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Putri Zuliana, S.Pd., Kabid Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil.
Sanggap Sitepu, S.Pd.
Turut hadir seluruh Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Singkil,
Wakil Ketua I Purwanti Ginting, S.Pd.Gr.
Wakil Ketua II Satriadi, S.Pd.Gr.
Wakil Ketua III Rusman, S.Pd., M.Pd.
Sekretaris Suriadi, S.Pd., M.Pd.
Bendahara Sarliani, S.Pd., M.Pd.
Wakil Bendahara Ervinna Siahaan, S.Pd.
serta jajaran Pengurus PGRI Cabang se-Kabupaten Aceh Singkil.
Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ustaz Yasirli Al-Farabi, S.Ag. Selain itu, turut hadir Asri Nafitri, S.Pd., sebagai perwakilan PPPK Tahun 2022.
PGRI sebagai Rumah Besar Guru
Ketua Panitia Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026, Meti Herawati, S.Pd.Gr., Guru UPTD SPF Trans Cikala Suro, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar, tertib, dan sukses.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan serta jajaran pengurus PGRI Kabupaten dan PGRI Cabang yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., mengajak seluruh jajaran pengurus hingga tingkat basis untuk terus merapatkan barisan, menyatukan tekad, serta menjaga keikhlasan dan semangat pengabdian dalam menjalankan amanah organisasi profesi PGRI.
Menurutnya, Konferensi Kerja merupakan salah satu barometer penting dalam menentukan arah kemajuan organisasi, baik melalui program kerja jangka pendek maupun jangka panjang.
“Mari kita rapatkan barisan, satukan tekad, dan terus menjaga semangat pengabdian sebagai pelayan serta pekerja organisasi profesi PGRI yang kita cintai. Konferensi kerja ini menjadi barometer kemajuan PGRI ke depan, sekaligus momentum untuk menghasilkan agenda dan keputusan penting sebagai landasan penguatan organisasi,” ujarnya.
Kolaborasi untuk Kemajuan Pendidikan Aceh Singkil
Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil yang diwakili Putri Zuliana, S.Pd.
Dalam bimbingan dan arahannya, Putri Zuliana menegaskan bahwa PGRI merupakan organisasi profesi yang diisi oleh para pendidik dan insan berintelektual. Karena itu, kekompakan, soliditas, loyalitas, dan kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang kokoh.
Ia mengajak seluruh keluarga besar PGRI untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil serta memberikan dukungan terhadap program-program pendidikan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil di bawah kepemimpinan Bupati H. Safriadi Oyon, S.H.
Ia juga berharap para guru di Aceh Singkil senantiasa menjadi teladan bagi peserta didik, sekaligus mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki semangat membangun bangsa.
Tujuh (7) Agenda Strategis Hasil Konferensi Kerja
Dalam Konferensi Kerja tersebut, disepakati sejumlah agenda strategis sebagai arah program organisasi PGRI Kabupaten Aceh Singkil ke depan, yaitu:
1.Pembentukan Pengurus Baru PGRI Cabang Kecamatan se-Kabupaten Aceh Singkil, yang dilaksanakan mulai 29 Agustus hingga 5 September 2026.
2.Penetapan pelaksanaan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026, yang akan dilaksanakan pada 25 November 2026 di Kecamatan Singkil, sebagai ibu kota Kabupaten Aceh Singkil.
3.Penguatan program advokasi dan pendampingan hukum melalui LBH PGRI Aceh Singkil, sebagai bentuk perlindungan dan pendampingan bagi anggota PGRI. Program advokasi hukum tersebut berada di bawah koordinasi Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal, S.H., M.H., LL.B., LL.M., Ph.D., Pakar Hukum Internasional sekaligus Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Singkil.
4.Pendataan seluruh pengurus dan anggota PGRI Aceh Singkil serta penerapan Kartu Digitalisasi Elektronik Guru se-Kabupaten Aceh Singkil, sebagai bagian dari modernisasi dan penguatan layanan organisasi.
5.Pendataan anggota PGRI yang belum menyelesaikan pendidikan S1 serta anggota yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia guru.
6.Penguatan kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu anggota dan keluarga besar PGRI yang mengalami kemalangan, bencana alam, musibah, maupun kondisi sosial lainnya.
7.Mendirikan Koperasi Guru Aceh Singkil
diharapkan menjadi wadah kebersamaan dan kemandirian ekonomi para guru, dengan manfaat:
a.Meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi anggota.
b.Menyediakan layanan simpan pinjam yang mudah dan terpercaya.
c.Membuka peluang usaha bersama yang produktif.
d.Membangun budaya gotong royong dan solidaritas antar-guru.
e.Memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi anggota dan keluarga.
InsyaAllah Menuju PGRI yang Solid, Profesional dan Berdaya
Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti pada forum musyawarah semata, tetapi mampu melahirkan langkah nyata dan program yang memberikan manfaat langsung bagi guru, anggota organisasi, serta kemajuan dunia pendidikan.
Seluruh jajaran PGRI Kabupaten Aceh Singkil diharapkan mampu menjalankan hasil konferensi dengan penuh tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat pengabdian.
Dengan semangat solidaritas, profesionalisme, dan kolaborasi, PGRI Aceh Singkil berkomitmen untuk terus hadir sebagai organisasi profesi yang kuat, bermartabat, dan bermanfaat dalam meningkatkan kualitas guru serta memajukan pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil.
Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas!
Redaksi.
