
Barak-1News | Stabat
Dalam rangka membahas pelaksanaan Program Kampung Rescue di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Sumut. Sekda Langkat, H. Amril, S.Sos, MAP, menerima Audiensi Basarnas kelas A Medan. Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Langkat, Senin (31/8).
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, Sekda Amril menerima rombongan dengan baik, dipimpin Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika.
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan program sekaligus memperkuat sinergi antara Basarnas dan Pemerintah Kabupaten Langkat dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

Dalam pertemuan itu, Basarnas menyampaikan rencana Pembentukan Kampung Rescue yang akan dilaksanakan pada Sabtu (5/9) mendatang di Desa Sekoci.
Basarnas juga mengundang Plt Bupati Langkat untuk membuka kegiatan tersebut secara resmi.
Program Kampung Rescue merupakan upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat dan bencana, khususnya banjir yang kerap terjadi di wilayah Desa Sekoci. Melalui program ini, masyarakat akan diberikan pembekalan mengenai manajemen SAR, teknik pencarian dan pertolongan, serta tata kelola penanganan keadaan darurat berbasis masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Langkat menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Sinergi antara pemerintah daerah, Basarnas, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan sistem penanggulangan darurat yang cepat dan efektif “, ujar Amril dalam pertemuan itu.
Disinergikan Dengan Desa Siaga Bencana

Sementara itu, Hery Marantika menjelaskan bahwa konsep Kampung Rescue akan disinergikan dengan program Desa Siaga Bencana yang telah lebih dahulu berjalan di Kabupaten Langkat. Dengan demikian, keberadaan Kampung Rescue diharapkan semakin memperkuat kapasitas masyarakat yang telah terbentuk dalam menghadapi situasi darurat dan kebencanaan.
Sebagai bagian dari penguatan sistem kesiapsiagaan, nantinya akan dibangun 13 titik jalur evakuasi, tiga titik assembly point atau titik kumpul, serta satu posko utama di Desa Sekoci. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung proses evakuasi dan koordinasi penanganan bencana secara lebih cepat dan efektif, tambahnya.
Sekitar 100 Warga Siap Ikuti Kegiatan
Camat Besitang, Restra Yudha, menyampaikan bahwa masyarakat Desa Sekoci menyambut program tersebut dengan antusias. Tercatat sekitar 100 warga siap mengikuti kegiatan pembentukan Kampung Rescue sebagai bentuk partisipasi aktif dalam meningkatkan kapasitas dan keselamatan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Langkat dan Basarnas Kelas A Medan, Desa Sekoci diharapkan dapat menjadi model pengembangan Kampung Rescue yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Langkat. Sinergi ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam memperkuat ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana. (Kom/Sum)
Editor | Mukhlis Nst.
