Barak1news.com Tanjung Balai ~
Medan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (Aswakada) Wilayah Sumatera Utara yang digelar di Aula Grand City Hall Medan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Wali Kota Medan Rico Waas, Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota se-Sumatera Utara beserta suami/istri serta tamu undangan lainnya.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, S.P., M.Si., selaku panitia pelaksana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Wakil Kepala Daerah yang hadir. Ia menegaskan bahwa Rakor Aswakada menjadi wadah silaturahmi, bertukar informasi, serta memperkuat sinergi antar Wakil Kepala Daerah dalam mendukung pembangunan di wilayah masing-masing.
Menurutnya, Rakor perdana ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kontribusi dan perhatian Wakil Kepala Daerah dalam membantu kepala daerah menjalankan program pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Perwakilan Aswakada Pusat, Wakil Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd., menyebut Aswakada sebagai energi baru bagi para Wakil Kepala Daerah untuk memperkuat peran dan menyampaikan gagasan strategis dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik kehadiran para Wakil Kepala Daerah se-Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya kekompakan, komunikasi yang baik, dan hubungan harmonis antara kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Menurutnya, besarnya tanggung jawab pembangunan daerah membutuhkan kerja sama yang solid. Karena itu, Wakil Kepala Daerah diharapkan mampu mendukung kepala daerah secara maksimal agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal. Pertemuan ini juga diharapkan semakin mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan antarpemimpin daerah di Sumatera Utara.
Dalam pemaparan materi, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, mengajak seluruh Wakil Kepala Daerah untuk menanamkan semangat kolaborasi dalam membangun daerah. Kolaborasi dinilai penting agar gagasan dan potensi yang dimiliki setiap daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
(Kominfo/zn)
