Barak-1News.com | Aceh Singkil
Setelah lebih 2 tahun dengan usaha cukup gigih dan ulet, perkembangan produksi panen TBS lahan Lae Tangga Telaga Bhakti Singkil Utara sungguh menggembirakan.
Hal ini disebutkan, H.Syuhaimi, S.H, sebagai pembina sekaligus pengelola di lahan tanaman itu pada Barak-1News baru- baru ini.
Menurut dia, sebelumnya tanaman di lahan tersebut pohonnya tandus, di kelilingi semak belukar dan rumput ilalang, sedangkan pohon kecil tumbuh di mana-dimana, buah di pohon kosong, pondok dan penerangan juga karyawan tidak ada. Infrastruktur sangat memprihatinkan, seperti jalan hancur, urai Syuhaimi.

Sambungnya, hasil panen saat itu setelah kita beli awal tahun 2020 hanya 1 ton per 1 kali panen ( 1,5 ton/bulan) bahkan kadang tidak sampai, karena hampir 5 tahun tidak diberi pupuk oleh pemiliknya.
Alhamdulillah, ucapnya, saat ini setelah kita rawat dan kelola dengan baik setiap panen, sudah lebih 10 ton, dan setiap bulan panen lebih 20 ton, ujarnya.
Bisa capai 30 Ton
Jika perawatan dan pemupukan dilakukan secara baik dan konsisten tepat jenis, tepat dosis, waktu dan tepat sasaran, tahun depan 2024 bisa mencapai 30 ton, ungkapnya.
Dengan jumlah panen tersebut katanya dapat membantu pakir miskin, anak yatim dan pendidikan serta pengembangan usaha lain. Dapat terus berkembang dengan pesat bahkan menjadi inspirasi pada sektor lain, imbuhnya.

Target kita, semua sudah berjalan dengan baik dan sukses produksi terus meningkat sesuai dengan harapan yakni mencapai 30 ton/bulan, maka khusus lahan wakaf produktif dengan luas 6,7 ha bisa ditambah dan dikembangkan dari 6,7 ha menjadi 7,7 ha.
Artinya dari hasil panen nanti setiap tahun lahan wakaf tersebut bisa bertambah 1 ha dan pada akhirnya mencapai puluhan ha. Itupun sebutnya, bila semua fihak mendukung dan memilki pemikiran yang sama.
Sementara untuk mewujudkan semua program itu, kata Syuhaimi, sebagai pendukungnya, kita memiliki kantor, di Gn. Lagan sebagai pendukung semua kegiatan, agar apa yang menjadi tujuan kita bisa tercapai.

Disamping itu tambahnya, di perpisahan beberapa hari yang lalu menjelang pensiun 1 Februari 2023, rekan rekannya di Baintelkam Polri mendukung agar terus berkarya di kampung halaman melalui PT. Riztia Karya Mandiri guna meningkatkan dan mengembangkan ekonomi masyarakat secara luas, tutupnya. (Red)
Editor | Mukhlis Nst
