BARAK1NEWS. COM-Aceh Singkil
Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) Tahun 2021 di Desa Telaga Bhakti Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil diduga fungsi dan manfaat nya tidak dirasakan masyarakat.
Pantauan team Barak1News. com yang turun langsung ke lokasi di desa Telaga Bhakti menyaksikan bahwa keberadaan program Pamsimas menjadi mubajir karena tidak difungsikan sebagai mana mesti nya.
Salah seorang warga disana mengatakan seharusnya bantuan Pemerintah Pusat itu dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih ,namun sayang nya begitu pekerjaan pembangunan selesai hingga kini kesan nya dibiarkan saja atau tidak dimanfaatkan kata nya, Kamis (9/3) lalu.
“Bangunan itu tahun 2021,sudah dua tahun dibiarkan begitu saja. takutnya nanti terancam menjadi bangunan tua tidak bermanfaat apa-apa bagi masyarakat, pihak Pemerintah Desa seharusnya membuat musyawarah bagaimana sistem pemanfaatan nya, ini kan tidak”.
Se ingat kami, lanjut nya dana pembangunan itu dulu lebih Rp. 300 juta, sayang sekali kalau dibiarkan dan tidak dimanfaatkan, padahal banyak warga yang membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Rahman, Sekretaris Desa Telaga Bhakti yang ditemui di kantin samping Kantor Desa mengaku bahwa program Pamsimas itu sempat berjalan sekitar dua minggu hampir namun berhenti lagi, karena ada kendala sumbat akibat terlalu lama tidak digunakan.
“Memang itu rencana dibagi dengan desa anggaran pengoperasian nya karena Pamsimas hanya membantu 250 meter pemasangan pipa penyaluran, artinya sisa itu diharapkan pihak desa lah yang menanggulangi selanjutnya hingga ke rumah-rumah masyarakat” ucap Rahman. (Zaelani Bako).
“
