Barak1News.com|Aceh Singkil
Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Aceh Singkil menyebabkan beberapa ruas jalan terputus serta merendam fasilitas umum dan sekolah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil juga telah mengeluarkan status darurat banjir yang telah berlaku sejak 22 November 2023 kemarin.
Memasuki hari ketiga, di Kecamatan Singkil hampir seluruh desa tergenang air dan saat ini sebanyak tiga titik jalan di Singkohor menuju Gunung Meriah terputus.
“Sebanyak dua titik telah rampung dikerjakan dan satu titik ditargetkan selesai pada Sabtu (25/11/2023) dan dapat segera dilewati,” ujar Pj Bupati Aceh Singkil Drs Azmi saat meninjau langsung lokasi banjir, Jumat (24/11/2023).
Didampingi Dandim, Kapolres dan Kadis PU, Azmi mengatakan kesulitan yang dihadapi terkait pasca banjir, karena bantuan di gudang sudah habis.
Sehingga pemkab berharap pihak provinsi dan Bulog dapat memenuhi kekurangan beras sebanyak total 102 ton yang berada di gudang untuk disalurkan kepada masyarakat.
Namun, Azmi juga menjelaskan banjir juga menjadi kendala dalam penyaluran beras dari gudang Bulog yang berada di Blang Pidie Aceh Selatan. Karena jalur yang akan dilalui kendaraan pengangkut bantuan juga terkena banjir.
“Kita juga mengetahui kondisi jalan yang akan dilalui kendaraan untuk menyalurkan beras Bulog dari gudang di Blang Pidie Aceh Selatan yang terdampak banjir, semoga banjir akan segera surut dan bantuan dapat segera kita salurkan ke masyarakat,” jelas Azmi.
Selain berdampak pada perekonomian, banjir juga banjir juga berdampak pada kegiatan belajar mengajar di Aceh Singkil.
Kegiatan belajar mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat terpaksa dihentikan pihak sekolah dikarenakan ruang belajar yang tergenang.
Menanggapi hal tersebut, Pj bupati telah memberikan instruksi kepada dinas pendidikan bekerjasama dengan Dandim dan Polres untuk menyediakan tempat belajar mengajar sementara.
“Pada 4 Desember mendatang, para siswa akan mengikuti ujian, untuk itu saya telah mengintruksikan kepada dinas pendidikan bekerjasama dengan Dandim dan Polres untuk menyediakan tempat belajar sementara, seperti Ketapang Indah menggunakan aula Polres Aceh Singkil.
Selanjutnya, Ujung bawang, Pemuka dan Sukadame menggunakan aula Kodim. Untuk Singkil dapat menggunakan fasilitas pemerintah,” pungkas Drs Azmi MAP. (MP)
