Barak 1 News.com|Labusel
Warga Lingkungan SD Inpres Jalan Bedagai Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan secara swadaya bergotong royong melakukan penimbunan jalan yang longsor dan berlobang pada hari minggu, 7 Juli 2024.
Longsornya jalan utama menuju lingkungan SD Inpres Bedagai itu terjadi saat musim penghujan, Intensitas curah hujan yang tinggi membuat air menumpuk dan menjadi genangan air, ditambah lagi drainase tidak mampu menampung debit air yang tinggi sehingga membuat jalan amblas,
Amblasnya jalan di lingkungan SD inpres Bedagai telah ada memakan korban, baik anak-anak maupun orang tua yang melintas. Salah satunya adalah Arianto yang terjatuh saat mengendarai sepeda motornya, pada insiden itu kuku kakinya copot.
Untuk menghindari korban semakin bertambah, warga di lingkungan itu berinisiatif membangun jalan yang amblas tanpa bantuan pemerintah. Sebab sudah dua bulan longsornya jalan tesebut tidak ada perhatian dari pemerintah setempat. Secara patungan warga membeli bahan untuk mengecor jalan yang amblas dengan cara swadaya dan alat seadanya.

Menurut M. Yusuf Nasution selaku tokoh masyarakat di lingkungan itu pada media mengatakan, Pembangunan jalan yang amblas merupakan swadaya masyarakat untuk mengantisipasi agar tidak ada korban lagi dari warga masyarakat yang melintas. Karena amblasnya jalan ini sudah terjadi sejak dua bulan yang lalu. Apalagi 50 meter dari jalan amblas terdapat sekolah SD Inpres Bedagai, dikhawatirkan anak-anak sekolah menjadi korban.
Beliau berharap Pemkab Labuhanbatu Selatan dalam hal ini Dinas PUPR agar dapat meneruskan pekerjaan yang telah dilaksanakan, tepatnya dengan merencanakan jalan sepanjang jalan Simpang SD Inpres Bedagai menuju perumahan warga.
Terlihat antusias warga dalam bergotong royong menimbun jalan yang amblas agar dapat dilalui warga dan kedepannya tidak semakin bertambah korban yang jatuh akibat melalui jalan tersebut.(red)
