BARAK_1NEWS.Com|Aceh Singkil.
PJ. Bupati Aceh Singkil, Drs. Azmi MAP memimpin rapat Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Aceh Singkil dalam rangka penetapan objek dan subjek program redistribusi tanah tahun 2024 di ruangan Sekdakab Aceh Singkil, selasa 29 oktober 2024.
Acara rapat Gugus Tugas Reforma Agraria dihadiri Badan Pertanahan Nasional daerah Aceh Singkil, dan pimpinan instansi terkait.
Dalam arahannya PJ Bupati Aceh Singkil Drs. Azmi MAP meminta kepada seluruh tim bekerja profesional, dan harus meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
‘saya minta dalam pengurusan pendistribusian pengsertifikatan tanah masyarakat benar benar tidak dipungut biaya dan ini gratis,’ kata PJ Bupati Aceh Singkil, Azmi MAP.
Selain itu, Ia juga meminta agar memastikan tanah yg akan di sertifikatkan steril dan dipastikan aman.
Katanya lagi, pada tahun 2023 Aceh Singkil bekerja sama dengan BPN telah menyerahkan sebanyak 500 sertifikat gratis kepada masyarakat desa, diantaranya:
1. Desa Lse Pinang.
2. Desa singkohor.
3 Desa mukti jaya.
4. Desa sumber mukti.
Ditambahkannya, sedangkan pada tahun 2024 ini kita akan membantu sebanyak 654 sertifikat gratis terdiri dari 5 desa, yaitu:
1. Desa Pakirahman
2. Desa Suka Jaya
3. Desa blok 15
4. Desa blok 31
5. Desa buluara.
PJ Bupati Aceh Singkil berharap, kedepan idealnya setiap masyarakat yang menguasai sebuah bidang tanah harus memiliki sertifikat supaya memiliki dasar dan kekuatan hukum terhadap atas kepemilikan tanah itu. 
“Dengan kegiatan redistribusi tanah ini yang merupakan bagian dari Reforma Agraria, bukan hanya mengurangi ketimpangan penguasaan, pemilikan penggunaan dan pemanfaatan tanah namun juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdiri dari penataan aset dan penataan akses, juga terpenuhinya hak kepemilikan tanah masyarakat,’ ungkapnya.
Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat Aceh Singkil kedepan dengan adanya kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2024 ini,’ pungkas Azmi.
Penulis: Sabri/Rudi F.
