Aceh Singkil,21Nopember 2024.
Media sebagai pilar ke empat dalam demokrasi, menjadi peran penting dalam penyebaran informasi. Media bukan hanya sebagai watchdog yang berperan mengawasi, mengevaluasi dan mengingatkan kinerja, mengawasi dan memberi kritikan terhadap siapapun yang memimpin lembaga legislatif, eksekutif dan lembaga-lembaga yang terkait penegakan hukum. Tetapi media juga perlu mengangkat atau merespons isu yang berkembang di dalam masyarakat baik terkait ekonomi, politik, hukum, pendidikan, kebudayaan dan hal lain,”
Dalam sebuah tulisan di situs resmi UGM (Universitas Gadjah Mada) memberikan fakta bahwa media mainstream (media lokal) menjadi pilihan masyarakat dalam meraih informasi. Di sini dapat kita lihat dari banyaknya GWA (Group WhatsApp) yang menghimpun bundle bundle berita, masyarakat diringankan dalam mencari informasi hanya dengan 1 klik. Artinya adalah, Panwaslih Aceh Singkil harusnya lebih terbuka kepada media lokal, jurnalis yang ada di Aceh Singkil bukan hanya memilih beberapa media saja.
Hanya 10 media yang dilibatkan, sementara banyak jurnalis, insan pers di Aceh Singkil. Rekan rekan media banyak yang kecewa dengan hal ini, kalau alasan anggaran, kami masyarakat awam ini ingin tahu 6,5 Miliar itu kemana saja alur penggunaan dana nya, sampai untuk kegiatan demikian pihak Panwaslih menjawab kurang dana.
Watchdog Jurnalisme kalau kita artikan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih seperti ini maknanya yaitu untuk meningkatkan akuntabilitas dalam sistem pemerintahan yang demokratis.
Saya masih ingat saat rekruitment petugas Panwaslih kecamatan, salah satu media lokal kita menyampaikan rekruitment sistem CAT tidak menentukan kelulusan, malah berdasarkan abjad. Bagaimana mungkin diterapkan CAT kalau hasil nilainya tidak menjadi acuan kelulusan, bukannya ini terkesan buang buang anggaran?
Kita sepakat mengawasi secara bersama untuk kesuksesan pilkada di Aceh Singkil, seluruh instrumen penyelenggaraan, seluruh APH, seluruh civil society, dan kandidat. Kita ingin pilkada damai, bersih, jujur dan sehat. Jadi kita harus hati hati dalam menjalankan peran, konon hari semakin dekat jangan ada kesalahan yang bisa menyebabkan ketimpangan dimasyarakat.
penulis :
Sadryansyah Berutu, S.IP
Alumni Ilmu Politik Fisip USK
Pemerhati Aceh Singkil
Pengamat Politik dan Pilkada
Kecamtan Singkil, Kab. Aceh Singkil
085262698952
sadryansyahberutu@gmail.com
