Barak1news.com. Aceh Singkil.
Tak kita sadari bahwa Pulau Banyak indah sekali (so beautiful) bagai Jamrut ditengah samudra air lautnya bening tembus pandang biru berkilau, kaya akan banyak ikan-ikan besar maupun kecil dan ditambah masyarakatnya yang ramah.
Dari Medan menuju Singkil kami sempat singgah di Brastagi menikmati indahnya panorama mendaki Gunung Sibayak, pohon-pohon pinus terlihat dari kejauhan.
Karak tempuh lebih kurang 7 jam Medan menuju Singkil dan 5 jam dari Brastagi ke Ibu Kota Kabupaten Aceh Singkil, dimana masyarakat Aceh Singkil ramah suka berkawan, Singkil merupakan pintu gerbang (Gate) ke Pulau Banyak dengan Armada Ferry atau Boat Kayu (Woodden Boat).
Hal ini disampaikan oleh Emilli salah seorang wisatawan (bule) Prancis pada awak media barak1news.com di Warung Kopi Bang Li dekat Alun-alun Singkil, Kamis 02 Januari 2025 pukul 9.30 pagi hari.
Selanjutnya wisatawan mengatakan perlu pengembangan Bahasa Inggris bagi kaum milenial agar wisatawan asing tidak kesulitan dalam berkomunikasi,
Dengan di buka kursus-kursus Bahasa Inggeris, Prancis bila perlu bahasa Jerman ini membantu sekali kaum milenial Kabupaten Aceh Singkil berkomunikasi dengan wisatawan asing, sehingga wisatawan itu tidak sukar untuk beradaptasi dengan masyarakat,’ucap wisatawan.
Penulis: Dahrusyid.
