Bener Meriah | Barak1News.com
Menyambut pelantikan Tagore – Armia sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Selasa sore ( 18/2 ), muncul harapan baru di era kepemimpinan Bener Meriah yang baru ini akan melakukan penataan, perbaikan dan perubahan dari kesemrawutan, keporak-porandaan dalam pengelolaan fungsi penyelenggaraan kepemerintahan kearah yang lebih menggembirakan untuk terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih demi kesejahteraan seluruh masyarakat Bener Meriah.
Tagore Abu Bakar dan Armia Ahmad sejak pendaftaran sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati sampai dengan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah Terpilih tetap komitmen dan konsisten untuk melakukan pemberantasan korupsi dan pembersihan dari prilaku koruptif di lingkungan Pemkab Bener Meriah, terutama dalam pelaksanaan dan realisasi anggaran daerah yang tidak efisien dan efektif serta mengindahkan taat azas dan taat aturan.
Perencanaan anggaran daerah Bener Meriah tahun 2025 tidaklah mudah yang dibayang-bayangi defisit anggaran yang semakin besar dan ditambah lagi dengan adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat yang menjadi beban berat dalam menentukan prioritas dan kebutuhan kegiatan pembangunan di Bener Meriah.
Namun demikian ada optimisme dan semangat baru yang dipancarkan oleh Tagore Abu Bakar dan Armia dalam memimpin roda pemerintahan Bener Meriah lima tahun mendatang dengan transparan, akuntabel dan profesional dalam pencapaian kinerja pemerintahan yang lebih mensejahterakan seluruh masyarakat Bener Meriah.
Dalam pencapaian maksud dan tujuan tersebut, diperlukan ” kabinet ” dengan menempatkan para kepala dinas yang the right man and the right place dengan tepat yang bukan ” asal bapak senang ” dan jauh dari prilaku koruptif, sehingga dapat diwujudkan pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih seperti di dambakan masyarakat.( S.Zetha )
