Barak1news.com. Paluta.
Ruas jalan Gunung Tua -Padang Sidempuan Longsor hampir terputus, tepatnya Desa Sipupus, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) sehingga mengakibatkan satu unit Mobil Tengki Elpiji hampir saja terguling, Jum’at 26/09/2025 malam.
Pantauan awak media dilokasi, akibat mobil tengki Elpiji hampir terguling tersebut mengakibatkan antrian panjang lebih satu kilo meter ratusan kendaraan yang hendak melintas ruas jalan lintas Gunung Tua -Padang Sidempuan itu dan mengakibatkan arus lalulintas terputus, hingga tengah malam belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, enam dan seterusnya.
Kepada awak media ini, Julpan dan rekan-rekannya sesama supir minibus travel mengatakan, hampir setiap hari ia melewati jalan tersebut, kejadian ini bukan hanya malam ini saja, ini sudah pernah terjadi di minggu yang lalu, namun nampaknya jalan belum lagi siap di betulin oleh pemerintah, padahal status jalan tersebut adalah jalan nasional.
” Status jalan ini adalah jalan nasional, tapi kok lambat ya untuk memperbaikinya, padahal hanya 20 meter aja yang rusak, jalan ini padahal satu satunya akses penghubung Kabupaten Paluta ini menuju Tapanuli Selatan dan Kota Padang Sidempuan,’ Katanya dengan nada kecewa.
Ia berharap agar pemerintah serius dan secepatnya untuk menyiapkan jalan rusak tersebut agar transportasi kembali normal, dirinya sebagai sopir sangat menyayangkan jalan rusak tersebut, pasalnya, para penumpang yang ia bawa terkadang hendak sampai tujuan, baik ke Kota Dumai ataupun ke Pekanbaru Provinsi Riau, tapi akibat jalan rusak tersebut akhirnya penumpang yang ia bawa kecewa karena jalan tersebut tidak dapat dilalui secepatnya.
“Kitakan Bawak penumpang Bang, terkadang mereka mau mengeluarkan waktu ketempat tujuan, namun akibat jalan rusak ini, mereka tidak sampai tujuan tepat waktu, terkadang kan penumpang hendak mengeluarkan penerbangan, seharusnya mereka harus sampai pagi ke Pekanbaru, namun kalau begini keadaannya, mana mungkin kami bisa sampai kesana pagi,’ ucap Julapan dengan nada kecewa.
Selain Julpan, beberapa supir mobil truk pembawa sembakopun ikut kecewa, karena barang bawaannya pun harus sampai secepatnya ke tujuan, namun akibat kejadian mobil tengki Elpiji situasinya begitu, ya tentunya mereka tak akan sampai tujuan tepat waktu.
Merekapun berharap agar pemerintah lebih serius untuk menangani jalan rusak tersebut diatas agar perekonomian bisa berjalan dengan lancar kedepannya.
Penulis : A Salam Siregar.
