Barak1news.com.| Aceh Singkil.
Aliansi mahasiswa, pemuda, dan, masyarakat Aceh Singkil melakukan Orasi damai di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil menyampaikan beberapa poin permasalahan yang di lakukan oleh perusahaan -perusahaan yg ada di Kabupaten Aceh Singkil, yaitu: terkait HGU, PLASMA, ISPO, dan SPARING.
Dalam rangka menyambut hari jadi Aceh Singkil yang ke- 26 tahun pada tanggal 27 April 2025, aliansi mahasiswa jang ikut menyoroti kinerja dan prestasi anggota DPRk Aceh Singkil yang selama ini di anggap hanya tidur dan menikmati dana Pokir.
SAPRIADI Pohan (ketua HIMAPAS), menegaskan lambannya kinerja DPRK Aceh Singkil dalam menangani permasalahan -permasalahan HGU, PLASMA, ISPO dan SPARING yang membuat Kabupaten Aceh Singkil menjadi kabupaten termiskin se- Provinsi Aceh.
WARTONO.SH wakil ketua DPRk yang juga ketua partai Gerindra Kabupaten Aceh Singkil membantah pernyataan orasi mahasiswa yang menyebut bahwa anggota DPRk tak ada pretasi dan hanya menikmati dana pokir.
Terkait masalah HGU , PLASMA dll,kmi sudah mengeluarkan rekomendasi dan juga sudah mengutus perwakilan kami dari masing-masing fraksi untuk menindak lanjuti ke pemerintah pusat.Kami baru 6 bulan di lembaga DPRk ini dan belum ada satu batang rokok yang kami nikmati dari dana pokir.tegas Wartono. SH
Aliansi mahasiswa , pemuda dan masyarakat beserta anggota DPRK yg hadir sepakat untuk mengawal dan menindak lanjuti permasalahan HGU , PLASMA , ISPO dan SPARING .kedua belah pihak juga melakukan penandatanganan bersama PETISI yang di buat oleh Aliansi Mahasiswa tersebut.
Penulis: Pandan Hutabarat.
