Barak1News.com|Deli Serdang
Luar biasa, contoh preseden tak terpuji dilakukan Kepala Dinas Kominfostan kabupaten Deli Serdang, Cristina Helen Siagian yang terkesan sangat otoriter.
Dampak dari kekisruhan tersebut, Empat kabid diduga di mutasi dan satu di non job kan secara dadakan. Padahal Cristina baru beberapa bulan menjabat sebagai kadis, dan ada juga Kabid yang baru beberapa bulan bertugas di Kominfostan.
Setelah di demo lebih dari enam puluh anggota ASN dan Honorer dinas kominfostan (31/10/2023) yang menolak Cristina helen sebagai kepala dinas komunikasi informatika dan persandian kabupaten Deli Serdang.
Tidak hanya itu, mereka juga menolak Elidawati S sebagai kepala bidang teknologi komunikasi yang dinilai terlalu otoriter, mengabaikan dan mengambil bidang bidang lainnya, tidak dapat bekerjasama sehingga merusak tatanan yang ada di kantor Dinas Komunikasi Informatika. Selain itu, dirinya kerap mengintimidasi dan mengancam akan memecat yang membuat lingkungan menjadi tidak kondusif serta mengambil keputusan secara sepihak, seolah-olah dia Kadisnya, istilah lain “Kadis Bayangan”.
Salah satu sumber yang enggan namanya di sebut, saat dikonfirmasi mengenai kebenaran demo dan kekisruhan di dinas Infokom melalui via seluler membenarkan hal tersebut.
“Benar, saat ini memang suasana di dinas lagi kurang kondusif, kami bekerja merasa tidak nyaman karena kadis kalau ketemu dengan anggota selalu muka cemberut, marah marah, dan selalu mengancam akan memecat anggota melalui kabid Elidawati, dan hari ini langsung ada empat kabid di mutasikan dan non job,” jawab sumber sambil menutup telfonnya.
Cristina saat di konfirmasi tentang kekisruhan tersebut di salah satu cafe di kota Lubuk Pakam mengatakan, mereka suka menjawab dan mematahkan saat saya sedang berbicara di ruang rapat, “kalau mereka gak suka dengan saya ya silahkan tapi saya tidak, biarlah mulai sekarang kami akan benahi tentang kesalahan masing masing karena mereka juga salah dan saya juga salah,” imbuhnya. (BS/IWO I DS)
