Photo: Putri Juliana S, pd. Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Aceh Singkil(4/2/25)
Barak1News.com. Aceh Singkil.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Singkil mengatakan setiap lima tahun sekali dapat diusulkan desa Budaya yang baru, atas permohonan Kepala Desa dan masyarakat setempat.
“kami mengusulkan dan mengupayakan tiga desa menjadi desa budaya, dimana desa-desa tersebut antara lain desa Pulo Sarok dan desa Teluk Rumbia Kecamatan Singkil, desa Gosong Telaga Selatan, Kecamatan Singkil Utara,’ kata Putri Zuliana S,pd Kabid Kebudayaan kepada awak media barak1news.com.
Ketiga desa itu punya potensi budaya dan cagar budaya, kita senantiasa berkoordinasi dengan setiap desa untuk membuat kajian ilmiah sebelum di usulkan jadi desa budaya ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK)wilayah satu dan diteruskan ke kementerian pusat,’ tambahnya.
Kita melihat Desa Pulo Sarok punya potensi cagar budaya seperti Kuburan Belanda, lampu Babeleng, adat peminangan perkawinan,’ katanya.
Sedangkan Desa Teluk Rumbia potensi budaya pengesapan ikan lele, adat peminangan perkawinan dan adat sunat rasul,’ papar Putri Juliana.
Dan Desa Gosong Telaga Selatan potensi cagar Budaya Kuburan Tuan Tampat, dan design rumahnya masih tradisional,’ tambahnya.
Menurut Kabid Kebudayaan, masih ada satu desa belum siap diusulkan jadi desa budaya yaitu Desa Teluk Nibung Kecamatan Pulau Banyak, ini disampaikan salah seorang perwakilan masyarakat ketika kami hubungi,’ katanya.
Hal ini dipaparkan Putri Juliana kepada awak media barak1news com saat ditemui diruang kerjanya Senin, 03 Februari 2025 pukul 10.15 pagi hari.
Putri Zuliana menambahkan, kami memberi apresiasi kepada Kepala Desa Pulo Sarok, Kepala Desa Teluk Rumbia dan Kepala Desa Gosong Telaga Selatan termasuk penggiat budaya, tokoh-tokoh budaya, komunitas budaya, dan masyarakat yang begitu antusias agar ketiga desa itu diusulkan sebagai Desa budaya,’ ucap putri.
Dan desa budaya Aceh Singkil pertama di usulkan adalah Desa Tanjung Mas yang telah mendapat apresiasi dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekhnologi RI.tutur putri.
Setelah pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih H.Safriadi Manik,l SH – H.Hamzah Sulaiman SH saya selaku Kabid Kebudayaan, Kepala Dinas dan Kepala Desa akan menjumpai Bupati agar menetapkan ketiga desa ini menjadi desa budaya, kemudian diteruskan ke kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI.’ tutup Putri Juliana.
Penulis; Dahrusyid.
