Barak1news.Com
MEDAN | Fakultas Hukum Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan terus memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Hukum UNIVA Medan dengan Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum) Sumatera, Rabu, 12 Agustus 2026.
MoU tersebut ditandatangani Dekan Fakultas Hukum UNIVA Medan, Nurhimmi Falahiyati, S.H., M.Kn., bersama Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Sumatera, Hari Novianto, S.Sos., M.H.
Kerja sama ini mencakup ruang lingkup Tridarma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, kedua institusi diharapkan dapat saling memberikan manfaat, khususnya dalam pengembangan pendidikan hukum, peningkatan kualitas penelitian, serta kegiatan pengabdian yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Sumatera, Hari Novianto, menyampaikan dukungan terhadap Fakultas Hukum UNIVA Medan dalam pelaksanaan kegiatan akademik mahasiswa.
Ia membuka peluang bagi mahasiswa Fakultas Hukum UNIVA Medan untuk menjadikan Balai Gakkum Sumatera sebagai salah satu lokasi penelitian, khususnya bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir.
Selain penelitian, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman melalui kegiatan magang di lingkungan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Sumatera.
Dukungan tersebut dinilai menjadi peluang penting bagi mahasiswa untuk tidak hanya memahami hukum secara teoritis di ruang perkuliahan, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana penegakan hukum dilaksanakan di lapangan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UNIVA Medan, Nurhimmi Falahiyati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta dukungan yang diberikan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Sumatera.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat benar-benar diimplementasikan dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi kedua institusi, khususnya bagi mahasiswa.
“Semoga ke depan MoU ini dapat benar-benar diimplementasikan sehingga mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja dan pengalaman akademik yang bermanfaat,” ujar Nurhimmi.
Ia menilai kolaborasi dengan lembaga penegakan hukum seperti Balai Gakkum Sumatera dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja serta memahami penerapan hukum secara nyata.
Sosialisasi Peran PPNS dalam Penyidikan
Kegiatan penandatanganan kerja sama tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi bertema “Peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil dalam Penyidikan Sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.”
Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa Fakultas Hukum UNIVA Medan untuk memperluas wawasan mengenai peran dan kewenangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam proses penyidikan.
Materi tersebut juga dinilai relevan bagi mahasiswa hukum karena memberikan gambaran mengenai hubungan antara pengetahuan hukum yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik penegakan hukum di lapangan.
Dengan adanya MoU dan kegiatan sosialisasi tersebut, Fakultas Hukum UNIVA Medan berharap hubungan kelembagaan dengan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Sumatera dapat terus berkembang dan melahirkan berbagai kegiatan kolaboratif lainnya.
Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah Fakultas Hukum UNIVA Medan dalam memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan profesional secara langsung.( Baemsiregar)
