Nias Selatan Barak1News. Com : Sejumlah kepala sekolah terancam menjadi tersangka terkait kasus Dugaan tindak pidana korupsi Pungutan Dana Dacil, Kalau dirinya tindak lanjuti itu ke penyidik kan kepala Sekolah yang akan menjadi tersangka nya, kita masih mencari Benang merah nya setiap minggu kita panggil-setiap minggu kita panggil tapi nggak ada yang berani datang untuk memberikan, nggak main main apalagi masalah ini masalah Dacil.
Masih lanjut kepala kejaksaan Negeri Nias Selatan EDMON NOVVERY PURBA, S.H.,M.H karena serius nya kita hampir tiap hari saya tanyak kan ke penyidik “bagaimana Dacil, Masih mengarah ke kepala sekolah semuanya pak”, tutur pak purba kepada salah satu tokoh masyarakat Nias Selatan melalui percakapan whatsap nya belum lama ini.
Kepala kejaksan Negeri Nias Selatan yang di hubungi melalui chat whatsapnya Sabtu, (20/9) menjelaskan penanganan nya sedang berlanjut, kemarin pada hari selasa ada 2 orang yang kita periksa, makanya saya sudah c a n a n g k a n hari senin sore, (22/9) akan buat ekspos bersama tim lit expose dan alat bukti apalagi supaya memenuhi unsur untuk di naik kan ke tingkat penyidik kan.
” Habis Expose hari senin, saya pastikan siapa yang layak tersangka sesuai dengan bukti hukum, saya konfirmasi ke Kasi pidsus,” ungkapnya.
Masih lanjut mantan kasi pidsus kejaksaan Negeri S i m a l u n g u n itu menjelaskan Tim lid. Pidsus butuh bukti dukungan lagi.
Terkait pernyataan nya kesalah satu tokoh masyarakat Nias Selatan itu melalui Percakapan whatsap nya kajari Edmon Novvery Purba,S.H.,M.H mengatakan, saya belum ada katakan kepala sekolah, tetapi sampai pemeriksaan ini mengarah ke kepsek (kepala sekolah- red).
Sementara di tempat terpisah Liusman Ndruru yang di hubungi oleh pimred Barak1-News.com menjelaskan, Kalau memang kepala sekolah yang mengarah kepada tersangka saya mengapresiasi dan menghargai bahwa itu merupakan komitmen nyata pihak kejaksaan Negeri Nias selatan dalam menegak kan supermasi hukum di wiayah kabupaten Nias selatan, apa lagi laporan saya ini bersama guru guru sudah berlalu hampir 6 (e n a m) bulan sejak saya laporkan, masa sampai sekarang belum ada titik terang??.
” masyarakat Nias selatan menanti keadilan hukum dan k e p a s t i a n hukum serta kejunuran aparat penegak hukum (kejari Nisel -red) karena praktek pungli ini telah berlangsung selama kurang lebih 9 tahun, dan di duga kuat ratusan miliar rupiah hak bapak /ibu guru yang sudah di t i l e p oleh para oknum dan tim penjahat Dana Dacil ini di Nisel secara teroganisasitator, terenacana dan maasiv (K a r t e l -Red),” ungkap liusman Nduru dengan Nada heran.ril
