POTO : NURRIZALKAHFY, POHAN PUTRA CINGKAM GALA-GALA MERAH UMAR, PELAKU PEMERHATI PEMBANGUNAN DAN PERKEBUNAN ACEH SINGKIL- ACEH.
Barak1news.com – Aceh Singkil.
Aceh Singkil – Sabtu, 06 September 2025, pukul 05.00 WIB, suasana di sebagian masyarakat Aceh Singkil memanas akibat mencuatnya isu kebocoran limbah dari perusahaan perkebunan sawit PT. Nafasindo.
Isu ini menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, bahkan sempat memicu kekisruhan di beberapa wilayah.Sebut NurrizalKahfy, Pohan Putra Cingkam Gala-gala Pelaku Pemerhati Pembangunan dan Perkebunan Aceh Singkil dalam siaran Pers Jum’at(26/6) di medan di sela usai Shalat Jum’at.Bersama reporter Barak-1news.com
Namun lanjutnya, reaksi cepat datang dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Singkil, yang langsung turun tangan merespons keresahan masyarakat.
Mereka memastikan adanya langkah konkret dengan melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel limbah yang diduga bocor ke lingkungan.
Hasil uji laboratorium tersebut dilakukan oleh PT. Mutu Agung Tbk, sebuah laboratorium independen yang telah terakreditasi secara resmi.
Berdasarkan hasil yang diterbitkan, kandungan zat pencemar dalam limbah PT. Nafasindo masih berada di bawah ambang batas mutu yang ditetapkan pemerintah, baik dari segi BOD (Biochemical Oxygen Demand), COD, maupun parameter pencemaran lainnya.
Artinya, meski terjadi kebocoran, zat-zat yang terkandung dalam limbah tersebut belum melampaui batas yang membahayakan kesehatan manusia atau merusak lingkungan,” terang salah satu pejabat dari dinas lingkungan hidup setempat.
Meski demikian, sejumlah pihak tetap mengingatkan bahwa “di bawah ambang batas” tidak serta-merta berarti tidak ada dampak. Jika kejadian serupa terjadi terus-menerus, risiko pencemaran akumulatif tetap harus diwaspadai.
Oleh sebab itu, pemantauan berkala dan evaluasi SOP (Standard Operating Procedure) perusahaan menjadi hal yang wajib dilakukan secara konsisten.
Menjaga Citra & Komitmen Sosial PT. Nafasindo
Terkait polemik ini, perwakilan manajemen PT. Nafasindo SM. Ir.Malik Rusdi juga angkat bicara. Pihaknya menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen menjalankan operasional sesuai SOP, menjaga lingkungan, dan mendukung keberlanjutan sosial-ekonomi masyarakat.
Alhamdulillah, hasil laboratorium ini menjawab keresahan masyarakat dan semoga tidak menjadi bahan spekulasi atau ‘gorengan’ pihak-pihak yang ingin merusak citra positif perusahaan,” ujar salah satu perwakilan manajemen.Kiki Agus,S. S.Hut
Lebih lanjut,sebut Nurrizal Kahfy, Pohan PT. Nafasindo selama ini dikenal aktif dalam berkontribusi positif di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, sosial, pendidikan, kesehatan, budaya hingga olahraga di Aceh Singkil. Bahkan perusahaan ini tercatat memprioritaskan perekrutan putra-putri lokal Aceh Singkil untuk berbagai posisi strategis di dalam perusahaan.
Langkah ini diharapkan bisa menjadi contoh baik bagi perusahaan-perusahaan kelapa sawit lainnya yang beroperasi di wilayah Aceh Singkil, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit dan tingginya angka pengangguran lokal.Insyaallah PT. Nafasindo tetap siap bersama masyarakat mengentaskan kemiskinan, tegas Rizal Pohan.
Penulis: Ahmad Raja Ulasi
