Barak1news.com. Aceh Singkil.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, menggelar Konferensi XXIII PGRI Tahun 2026 dengan mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pemuda Kecamatan Pulau Banyak tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan arah perjuangan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Kegiatan dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., didampingi Wakil Ketua Purwanti Ginting S.Pd.Gr., Wakil Bendahara Ervinna Siahaan S.Pd.Gr., Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Meti Herawati S.Pd.Gr., serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Olahraga/Prestasi Nuris S.Pd.
Turut hadir perwakilan Camat Pulau Banyak Ferdi Irawan, S.E, unsur Muspika, Syahbandar, Danposal, KUA Kecamatan Pulau Banyak, sesepuh PGRI Hj. Wirna, S.Pd.I., dan Yusridah B, S.Pd., serta Ketua PGRI Cabang Pulau Banyak periode 2020–2025 Benny Saprima, S.Pd.I., dan Ketua Panitia Pelaksana Zasruddin, S.Pd.Gr.
Ketua Panitia Pelaksana, Zasruddin, S.Pd.Gr., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya konferensi, khususnya Pemerintah Kecamatan Pulau Banyak atas izin penggunaan Gedung Pemuda.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, maupun materi. Kegiatan ini terlaksana berkat kebersamaan dan kontribusi GTK, para senior, serta seluruh pihak yang peduli terhadap kemajuan organisasi PGRI,” ungkapnya.
Ketua PGRI Cabang Pulau Banyak periode 2020–2025, Benny Saprima S.Pd.I., berharap kepengurusan yang terpilih dapat melanjutkan program yang belum terlaksana serta memperkuat sinergi.
Ia juga menekankan pentingnya memperjuangkan kesejahteraan guru, terutama aspirasi terkait tunjangan khusus bagi guru yang bertugas di daerah terpencil.
“PGRI harus tetap solid dan bersinergi. Kepengurusan baru diharapkan mampu meneruskan program yang tertunda, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru,” harapnya.
Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Zainal Abidin Simatupang, http://S.Pd., menegaskan konferensi bukan sekadar agenda memilih ketua, melainkan momentum menentukan arah perjuangan organisasi dalam memperjuangkan martabat profesi guru dan mendorong kemajuan pendidikan.
“Konferensi bukan sekadar memilih ketua, tetapi memilih arah perjuangan organisasi kita,” tegas Zainal.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi semangat persaudaraan. “Kepada siapa pun yang terpilih, selamat menjalankan amanah. Bagi yang belum terpilih, jangan berkecil hati. Di PGRI, kita bukan lawan, melainkan keluarga,” ujarnya.
Sambutan sekaligus pembukaan resmi disampaikan Ferdi Irawan, S.E., mewakili Camat Pulau Banyak. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat PGRI sebagai wadah perjuangan para pendidik sekaligus ruang pengembangan inovasi pendidikan.
Pemerintah Kecamatan Pulau Banyak, lanjutnya, siap mendukung dan berkolaborasi dengan PGRI demi kemajuan pendidikan.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi? Mari bersama-sama membangun pendidikan agar anak-anak kita mampu meraih prestasi dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ungkap Ferdi.
Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak diharapkan melahirkan kepengurusan yang amanah, solid, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan guru serta tantangan dunia pendidikan, dengan semangat Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas.
Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas, Integritas, dan Pengabdian untuk Pendidikan Indonesia.
Penulis: April/Zaz.
