Photo: Wisnu Duha Mantan Anggota DPRD Nias Selatan
Nias Selatan, 6 Juli 2025_Barak-1News.com mengabarkan Bahwa salah satu tokoh masyarakat Nias Selatan sekaligus Mantan Anggota DPRD Kabupatèn Nias selatan :WISNU DUHA kepada awak media mengatakan bahwa saat ini sangat di harapkan sikap tegas dari seorang kepala daerah dalam hal ini Bupati & wakil bupati kabupaten Nias Selatan terkait kasus yang melanda Dunia pendidikan oleh ulah Oknum pegawai di lingkungan Nisel.
“Saya berharap kepada Bupati & wakil Bipati Nias Selatan Agar punya sikap jelas salah satunya dengan memindahkan atau menonaktifkan sementara waktu para Oknum pegawai pada disdik yang diduga tersandung kasua Pungli DACIL yang hingga saat ini meresahkan para tenaga pendidik di wilayah administratif nias selatan. Tujuannya Agar proses penanganan kasus DACIL tersebut pada kejaksaan nisel Berjalan Lancar” Ungkap Wisnu.
Kasus pungutan liar tersebut yang diduka angka kerugian negara sangat Fantastis sehingga memicu perhatian publik dan asumsi negatif mengarah kepada Bupati karena sampai saat ini tidak ada sikap tegas dari bupati nias selatan.
Secara terpisah, Awak media saat konfirmasi kepada pelapor : Liusman ndruru, M. Si mengatakan bahwa kasus ini benar sudah dilaporkan kepada Bupati nias selatan pada tanggal 09 Mei 2025 namun sampai saat ini tidak ada kelihatan tindakan tegas dari bupati.
“Ya.. Betul bahwa kasus ini sudah kami laporkan kepada bupati nias selatan : Sokhiatulo Laia tepat pada tanggal 09 Mei 2025 dimana pada saat ini Bupati Nias Selatan menyampaikan bahwa akan menindak tigas para pegawai yang nantinya terbukti bersalah” Tutur liusman.
Setelah beberapa minggu kemudian, Liusman melakukan konfirmasi kepada Bupati nias selatan terkait perkembangan penanganan laporan tersebut, namun sangat disayang justru Respon Seorang bupati dinilai seolah melindungi para pelaku.
“Bupati nias selatan menjawab bahwa kasus yang sudah kami laporkan ke beliau tidak ada tindak lanjut sesuai komitmen awal” Lanjut liusman.
Puluhan tokoh di kabupatèn nias selatan sangat menyayangkan sikap bupati tersebut yang diduga membiarkan dan memelihara para mavia korupsi pada bumi niasselatan.
Bahkan saat ini ada berbagai pihak yang mendesak Agar bupati nias selatan segera bertindak sebelum kasus ini membias hingga kepercayaan masyarakat kepada bupati menurun.
Kasus tersebut sampai saat ini tengah berproses pada kejaksaan negeri nias selatan.
