Barak1news.com – ACEH SINGKIL.
Warga Desa Pertampakan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, mengaku hidup dalam kondisi memprihatinkan selama 10 tahun terakhir. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil segera turun tangan dan memberikan solusi, terutama terkait kepastian lahan dan tempat tinggal layak.
Hal itu disampaikan tokoh masyarakat Desa Pertampakan, Sabirin Malau (63), saat diwawancarai Biro Barak1news.com dalam kegiatan sosial kontrol di desa tersebut, Minggu (23/8/2026).
Dengan wajah gundah, Pak Sabirin menguraikan penderitaan warga.
“Kami hidup hanya punya rumah. Sebagian warga bahkan tidak punya lahan usaha,” ujarnya.
Senada, warga lain, Pak Angkat, juga mengeluhkan kondisi tempat tinggal. Ia mengaku terpaksa tinggal satu rumah bersama 2 anak, 2 menantu, dan 5 orang cucu di rumah bantuan BRR.
“Bayangkan, saya sekarang tinggal berdesakan. Sudah berulangkali kami mohon kepada Pemda Aceh Singkil, tolong tengok kehidupan kami di sini yang terabaikan,” kata Pak Angkat dengan wajah putus asa.
“Apakah kami tidak punya pemerintah sekarang?” tanyanya.
Kades dan DPMK: Ajukan Surat Resmi
Biro media Barak1news.com juga menemui Kepala Desa Pertampakan. Kades mengaku sudah berkoordinasi dengan Muspika agar desa dan warga diberikan solusi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PMK Aceh Singkil, Hermanto, S.P, yang berhasil ditemui menyarankan agar permohonan masyarakat disampaikan secara tertulis.
“Pemerintahan Desa harus menyurati Kepala Daerah terkait 2 permasalahan yang ada, agar bisa diberikan solusi cepat oleh pemerintah,” ujarnya.
Ketua LSM TIPAN-RI Pimpinan Daerah Aceh Singkil, Habibuddin TP, mendukung tuntutan warga. Ia meminta Pemda segera merespons aspirasi masyarakat Pertampakan.
“Kami meminta pemerintah daerah tanggap atas aspirasi ini. Kebutuhan warga sangat urgent. Sebagai pimpinan ormas, kami berjanji akan mengawal agar aspirasi warga Desa Pertampakan ini ditanggapi serius oleh pemerintah,” tegas Habibuddin.
Penulis: April Siregar.
