Barak-1 News.com |Asahan
Mobil angkutan Tandan buah segar (Tbs) milik PTPN IV pulu Raja, hampir memakan korban, yang tiba-tiba Janjangan Kelapa sawit nya Runtuh dari Susunan angkutan koldiesel, hampir menimpa dua (2) pasang pengendara sepeda motor, yang berlawanan arah, di jalinsum Pulu Raja pekan Kec. Pulu Rakyak, tgl 3 maret 2023, pukul 15.20 WIB, dini hari BK 8436 VV. Melaju dari arah Desa manis, dengan tujuan hendak membawa buah Tbs milik Ptpn IV, ke PKS milik Ptpn IV Pulu Raja.
“Namun yang disayangkan angkutan koldiesel yang bermuatan Tandan buah segar itu (Tbs) tidak memiliki Jaring pengaman yang selalu digunakan para angkutan yang ada di perkebunan diluar BUMN, untuk mengantisipasi musibah di perjalanan, apalagi dengan muatan yang di Angkut sampai petak 4 yang membumbung tinggi, tanpa memakai jaring pengaman,
Awak Media, ketika bertanya “buah siapa?” kepada sopir koldiesel angkutan Tbs tersebut dengan tegas menjawab “Buah PTPN IV” ungkap sopir kepada awak media.
“Keras diduga ini sudah menjadi” Adat, kebiasan, yang tidak pernah disarankan oleh pihak manajemen ataupun, tidak tercerna oleh pola pikir pimpinan pihak Manajemen PTPN IV Pulu Raja, sehingga tidak menyarankan kepada semua pihak karyawan, atupun rekanan yang ada di Wilayah HGU Perkebunan PTPN IV Pulu Raja, atau para pihak manajemen khususnya Perkebunan Pulu Raja Masih Terlalu Cepat Untuk Menyandang Jabatan yang di Embanya saat ini (Belum layak jadi pemimpin) dikarenakan masih kurang Pengalaman atau Pengalaman nya Masih se UMUR JAGUNG. Sehingga tidak pernah terpikir untuk menyarankan yang Benar, kepada seluruh jajaran bawahan nya.
Dengan kelalaian ini, dimintak kepada jajaran manajemen PTPN-IV, pemangku Jabatan Tertingi
“Dewan Komisaris, dan Direktur Utama” agar Menindak Tegas, kepada Pimpinan manajemen PTPN IV Pulu Raja (Manager dan Askef) masih terlalu Teledor, atau belum mampu untuk memangku Jabatan sebagai Pimpinan di Perkebunan PTPN IV Pulu Raja yang saat ini. Sehingga merasa diluar Tanggung Jawab, walaupun setiap hari melintas yang dapat dilihat oleh kasat mata. Namun tidak terpikir oleh pihak manajemen Perkebunan PTPN IV Pulu Raja, bahwa angkutan yang bermuatan buah kelapa sawit milik BUMN itu tanpa memasang jaring Pengaman akan tetap Benar (jansist).
