Barak1news.com. Aceh Singkil.
Nelayan Di Desa Siti Ambia Kecamatan Singkil menyampaikan keluh kesah mereka karena penghasilan setiap pergi melaut yang sangat sulit untuk mendapatkan ikan dengan peralatan yang ada saat ini.
Keluh kesah tersebut diceritakan oleh Riyan Sagala dan para nelayan lainnya kepada madia barak1news.com di tempat Pengumpulan Ikan (PI) untuk dijual.
Dia berharap agar ada perhatian pemerintah Aceh Singkil untuk membantu mereka para nelayan di pesisir Aceh Singkil umumnya dan khususnya nelayan di Desa Siti Ambia 
“Kami para nelayan di Desa Siti Ambia ini sangat susah untuk mendapatkan ikan akibat kurangnya peralatan kami, seperti jenis jaring apalagi mesin robin kami sering rusak di tengah laut,’ kata Riyan Sagala di dampingi Hasbi Lembang, Rabu/0 22/01/2025.
Hal tersebut dibenarkan Panglima laut Desa Siti Ambia, Fajar Munte dan
membenarkan minimnya alat tangkap ikan dan alat JPS sebagai alat penunjuk arah Kuala para nelayan di Desa Siti Ambia.
Ia menuturkan bahwa nelayan Desa Siti Ambia atas nama Riyan Sagala dan Hasbi Lembang pernah terombang ambing sampai ke daerah pulau Nias beberapa hari akibat tidak memiliki JPS pada bulan Oktober 2024.
Ia berharap agar pemerintah memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan para nelayan di Desa Siti Ambia, karena mata pencaharian masyarakat di daerah tersebut pada umumnya adalah melaut (Nelayan).
” warga disini jika tidak berangkat melaut, mata pencaharian hanya itu untuk mencukupi kebutuhan keluarga, jika berangkat sangat susah untuk mendapatkan hasil lebih dari seratus ribu rupiah,’ kata Fajar mute didampingi nelayan lainnya.
Penulis: Andy Cibro.
