Barak-1 News.com | Pakpak Bharat
Di masa kepemimpinan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor Kabupaten Pakpak Bharat menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Keuangan berupa Dana Insentif Daerah sebesar Rp. 8.960.629.000 Atas Capaian Kinerja Pada Tahun Berjalan 2022.
Pemberian Dana Insentif Daerah ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 140/ PMK.07/2022 Tentang Dana Insentif Daerah Untuk Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan Pada Tahun 2022 Dan Penggunaan Sisa Dana Insentif Daerah Tahun Anggaran 2020, Sisa Dana Insentif Daerah Tambahan Tahun Anggaran 2020, Dan Sisa Dana Insentif Daerah Tahun Anggaran 2021, dimana Kabupaten Pakpak Bharat Bersama 124 Daerah yang terdiri dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia menerima dana tambahan berupa Dana Insentif Daerah ini.
Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memacu Pemerintah Daerah agar terus melakukan perbaikan kinerja Daerah dalam rangka mendukung kebijakan Pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi secara Nasional.
Bagi Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat adanya dana tambahan ini merupakan sebuah semangat baru bagi upaya pembenahan dan pembangunan Kabupaten ini. Seperti diketahui keterbatasan anggaran membuat Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat harus bekerja keras guna mencari tambahan alokasi dana bantuan dari Pemerintah Pusat.
Dengan adanya tambahan Dana Insentif Daerah yang didapatkan Tahun 2022 ini di harapkan mampu membantu pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat dalam upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi dengan melakukan antara lain pada sektor Perlindungan sosial, seperti pemberian bantuan langsung tunai, dan program bedah rumah, upaya penurunan tingkat inflasi dan dukungan terhadap dunia usaha terutama usaha mikro, kecil, dan menengah seperti penyediaan alat pengolahan makanan, pengolahan kopi, penjahit bordir dan pengrajin kayu demi meningkatkan nilai usaha masyarakat untuk peningkatan pendapatan asli Daerah, serta upaya penurunan kemiskinan dan pengangguran seperti pelaksanaan sosialisasi tenaga kerja dan kerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BBPVP) KEMNAKER MEDAN untuk memberikan peluang kerja masyarakat Pakpak Bharat ke luar daerah dan luar negeri serta penurunan stunting seperti pembelian buku tulis SD dan SMP, pemenuhan sarana belajar PAUD, pemberian Tas sekolah PAUD, pemberian makanan tambahan stunting dan pengadaan SPALD yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting dan mempersiapkan generasi emas Pakpak Bharat yang berkualitas, “terang Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor di Salak.
Bupati juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi penggunaan Dana Insentif Daerah tersebut untuk menjamin efektifitas dan efisiensi penggunaannya. (Nasrul RB)
