Barak 1 News, com. Asahan
PT SocfindoTurunkan alat berat grader dan bomag Untuk Perbaiki Jalan kabupaten yang menghubungkan, ke :lV, Desa,Desa p. Pulau,Desa Gajah sakti, Desa Buntu maraja dan Desa Gunung berkat.
Diwilayah operasional kebun Divisi VIII, PT, Socfindo menjadi Rutinitas yang terbangun Selama ini yang terjalin antara perusahaan dan masyarakat,dalam bidang tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan
Perkebunan kelapa sawit terkemuka, dengan sistem Sustainable (berkelanjutan).
Merespon kebutuhan sosial pemeliharaan jalan umum dari Desa Perkebunan Padang Pulau, ruas Titi serong menuju Desa P, Pulau Desa Gajah Sakti, kecamatan Bandar Pulau, Asahan, PT.Socfindo kebun Aek Loba, telah menurunkan Alat berat berupa Grader dan Bomag , guna melakukan scraping penataan, meratakan serta memadatkan permukaan sarana jalan itu, demikian diungkapkan Pengurus Manajemen PT. Socfindo Kebun Aek Loba, melalui Askep Unit II , Roni Sinaga, bersama Asisten perk P, Pulau Mario Sinaga pada wartawan disela sela pihaknya memantau proses awal perawatan jalan tersebut, pada Minggu (27Juli,2025).
Menurut Askep Roni, kerjasama yang baik dengan sejumlah stakeholder perihal perawatan jalan itu, tetap menjadi bagian respon berkelanjutan yang sudah berjalan dengan baik selama ini,
” Kerjasama dengan stakeholder dalam perawatan jalan itu, sudah berjalan dengan baik selama ini, untuk program kegiatan CSR tahun 2025, saat ini kita operasikan alatnya (grader dan bomag -red), bertepatan dibulan juli 2025, tampaknya iklim sedang kemarau, sehingga mendukung, untuk melakukan kegiatan scraping dan penataan permukaan jalan berkontur jenis lapisan perkerasan batuan itu, agar menjadi lebih rapi dan padat.
Diharapkan semua alat dapat beroperasi dengan baik sesuai rencana hingga selesai, agar jalan itu dapat segera digunakan dengan nyaman sebagai mana mestinya, Imbuh Roni sinaga.
Hal senada di ungkapkan sala seorang Penduduk dusun v P. Pulau Adlin marpaung Untung lah Ada PT Socfindo yang selalu peduli Untuk jalan kami ini, kalau PT Socfindo Tidak Peduli dari Dulunya Jalan kami ini Entah jadi apa, Kalau maumengharapkan Pembangunan dari Pemeritah kabupaten (Pemkap)Itu hanya Mimpi yang tidak ada Ahirnya Ungkap Adlin MRP Tegas, kepada Awak Media
Ditambahkan Salah Seorang Pemuka masyarakat :Jannes sitorus Mengucapkan kepada Awak Media,
berkomunikasi dengan manajemen PT. Socfindo, mendukung perawatan secara berkelanjutan pada sektor jalan penghubung antar Desa di wilayah seputar operasional perusahaan.
“Sebagai pemerintahan Desa yang berada dalam kawasan Hak Guna Usaha PT. Socfindo, Kami selalu aktif berkomunikasi dengan pengurus manajemen PT. Socfindo dalam hal penyampaian usulan pemeliharaan jalan itu, termasuk mengkoordinasikan nya dengan pemerintahan Desa Desa Tetangga lainnya, serta pemerintah Kecamatan Bandar Pulau, tujuannya adalah untuk merangkum masukan informasi tentang teknis kegiatan perawatan jalan yang akan diterapkan, terang ucap J, Sitorus
Saat untuk melakukan perawatan jalan kelas kabupaten itu, menggunakan alat Grader dan Bomag, yang di adakan Oleh Pihak PT. Socfindo, untuk melakukan scrafing dan menata permukaan jalan, mulai dari ruas jalan Titi serong menuju dusun VI Desa Padang Pulau dimana jalan itu merupakan akses jalan dari Desa P, Pulau Ke Desa Gajah Sakti,Desa Buntu Maraja dan Desa gunung berkat sama kita ketahui, saat ini kegiatan perawatan sedang berlangsung, semoga semua pihak dapat mendukung perawatan jalan ini,
Terpisah, Kepala Desa Gajah Sakti, Yudi Kurniawan Sitorus melalui sambungan telepon, mengucapkan ungkapan terima kasihnya atas respon manajemen PT. Socfindo Kebun Aek Loba, dalam realisasi perawatan ruas jalan umum menuju ke Desa Gajah Sakti.
” Kami berterima kasih atas komitmen PT. Socfindo Kebun Aek Loba, yang telah merealisasikan perawatan jalan umum menuju ke arah Desa Gajah Sakti.
Dimana ruas Jalan kelas kabupaten tersebut, saat ini masih berstruktur konstruksi lapisan perkerasan batuan, yang membutuhkan perawatan dengan grader dan bomag, agar permukaan jalan dapat di tata sedemikian rata dan padat, dan nantinya jika selesai di rawat, jalan itu akan mudah dilintasi baik armada perusahaan dalam mengangkut hasil produksinya, maupun masyarakat umum sebagai pengguna jalan itu, Pungkas Yudi.(jansit)
