Barak1news.com —
Gunung Meriah, Selasa, 1 September 2026
Dalam upaya memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, Plt.Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Singkil Bapak Syam’un.S.ST.M.PI menugaskan Plh. Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil, Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., bersama tim Bidang PAUD dan Bidang GTK melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama seluruh Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Aceh Singkil.
Kegiatan yang berlangsung di UPTD SPF PAUD Negeri 1 Gunung Meriah tersebut turut dihadiri Bapak Baduaman, S.Pd., bersama tim, serta Pendamping Dapodik, Ibu Maya Seroja, M.Pd., yang juga merupakan Kasi pada Bidang GTK.
Kegiatan mengusung semangat “Bersilaturahmi, Bersinergi, dan Bergerak Bersama untuk PAUD Berkualitas.”
Dalam arahannya, Zainal Abidin Simatupang menegaskan bahwa membangun pendidikan anak usia dini bukan semata-mata berbicara tentang sarana dan prasarana, tetapi lebih jauh menyangkut bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, positif, religius, dan mampu membentuk karakter anak sejak usia dini.
“PAUD yang baik bukan hanya bagus bangunannya, tetapi mampu menciptakan lingkungan tempat anak merasa aman, bahagia, dihargai, dan bebas belajar melalui bermain.”
Menurutnya, memberikan pelayanan prima membutuhkan kerja keras, keikhlasan, dan komitmen seluruh insan pendidikan. Pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, sehingga setiap proses pembelajaran harus dilakukan secara positif, menyenangkan, dan berorientasi pada tumbuh kembang anak.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan mengenai Program Wajib Belajar 13 Tahun, yaitu kebijakan pendidikan nasional yang memperluas cakupan wajib belajar dengan memasukkan pendidikan prasekolah selama satu tahun sebelum memasuki pendidikan dasar. Kebijakan ini menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat perhatian terhadap kualitas layanan PAUD.
Selain penguatan layanan pendidikan, kegiatan silaturahmi juga membahas pentingnya sinkronisasi dan pemutakhiran data Dapodik. Kepala Satuan PAUD didorong untuk memastikan data satuan pendidikan selalu akurat, lengkap, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah masih adanya satuan pendidikan yang mengalami kendala dalam pengisian data sarana dan prasarana melalui aplikasi Sarpras pada SP DATADIK, khususnya terkait penambahan bangunan atau ruang, perbaikan, maupun penghapusan data sarana prasarana. Untuk itu, pendampingan dan koordinasi akan terus diperkuat agar pengelolaan data pendidikan dapat berjalan secara tertib dan sesuai ketentuan.
Bangun Komunikasi Terbuka dan Kolaborasi
Zainal Abidin menyampaikan bahwa Bidang PAUD bersama Bidang GTK siap membuka ruang komunikasi dan pelayanan bagi seluruh satuan PAUD di Kabupaten Aceh Singkil.
Koordinasi lintas bidang dan kelembagaan antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan seluruh satuan PAUD perlu terus dibangun secara harmonis. Hal tersebut penting untuk menyatukan visi dan komitmen dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
Silaturahmi ini juga menjadi ruang untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, kebutuhan, serta berbagai kendala yang dihadapi satuan PAUD di lapangan. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan dalam menyusun kebijakan dan program pendidikan yang lebih tepat sasaran.
Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan dapat dibahas dan dicarikan solusi secara bersama. Di sisi lain, koordinasi dan pendampingan terhadap kepala satuan PAUD, pendidik, serta tenaga kependidikan diharapkan semakin kuat sehingga mampu meningkatkan kualitas tata kelola dan profesionalisme pendidikan.
Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pertemuan, tetapi menjadi langkah nyata dalam membangun rasa kebersamaan, kepercayaan, dan kolaborasi antara jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan seluruh satuan PAUD.
Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Singkil mampu menghadirkan layanan yang berkualitas, ramah anak, tertib administrasi, berbasis data, serta berorientasi pada tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak.
“Bersilaturahmi, Bersinergi, Bergerak Bersama untuk PAUD Aceh Singkil yang Berkualitas.”
Redaksi. AP
