Barak1news.com. Aceh Singkil.
Bupati Aceh Singkil menegaskan inti dari keberhasilan Koperasi Merah Putih (KMP) yang berlangsung saat sosialisasi percepatan pembentukan KMP dalam ruang lingkup Kabupaten Aceh Singkil tahun 2025, yang berlangsung di Oproom Sekdakab setempat, Selasa (27/5/2025).
Rapat sosialisasi yang di fasilitasi oleh
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMK) Kabupaten Aceh Singkil itu, hadir langsung Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH. Anggota DPRK Aceh Singkil, Dona Maradona.
Selain itu, juga hadir Dandim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf Moh Mulyono. Kapolres Aceh Singkil, diwakili oleh Kasat Intel, Iptu Zulmahrita,S.E.,M.Sii. Kajari Aceh Singkil, diwakili oleh Kasi Intel, Budi Febriandi, SH. Ketua MPU Aceh Singkil, Roesman Hasmy.
Tak luput pantauan awak media hadir Plt Sekda Aceh Singkil, Edy Widodo, SKM M. Kes. Para Asisten, Para Kepala SKPK, para Satgas KMP. P3MD. Notaris, Para Camat dan para inti yaitu Kepala Desa dan lainnya.
Inti dari sosialisasi KMP program presiden republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut, mempercepat pengurusan di tingkat desa dalam wilayah Kabupaten Aceh Singkil.
Diketahui bahwa program presiden itu anggaran yang akan mengalir ke koperasi desa, koperasi merah putih sebesar Rp 250 triliun, dan masing-masing desa akan mengelola sebesar Rp 3-5 miliar per desa.
Dalam sambutan Bupati Aceh Singkil saat rapat sosialisasi, langsung menegaskan inti dari keberhasilan koperasi merah putih di desa adalah pengurusnya.
“Jadi kita kembali ke koperasi ini, tolong kita percepat waktunya ya, karena nggak mungkin kami turun lagi ke desa desa, tolong bantu kami pak camat, pak kepala desa, kalian pilih orang orang di pengurusnya yang punya hati nurani kejujuran itu dulu yang harus kalian pilih,” tegas Bupati.
Bupati juga memberikan nasehat, agar membentuk kepengurusan KMP di desa jangan mengutamakan keluarga. Namun yang mau betul bekerja.
“Soal ada keluarga kalian, kalau betul dia
bagus cara kerjanya, pikirannya untuk membangun desa, pilih dia. Jangan nanti kalian pikir oh ini keluarga pak Gecik ini nggak bisa,” nasehat Bupati.
Bupati juga menyampaikan, di desa ini kadang kadang nggak ada orangnya, yang intinya dinilai nggak ada yang mapan untuk menjadi pengurus koperasi
“Walaupun seperti itu, pilihlah orang yang ingin jiwanya berjuang untuk membangun desa,
ini kunci, biarlah kunci ini dulu saya sampaikan, sehingga saya paksakan datang kemari walaupun dalam kondisi capek soal pengurus ini, inti dari kunci ini, pengurusnya memang berjiwa dagang,” tutup Bupati.
Penulis: Pandan Hutabarat.
