
Barak-1News | Deli Serdang
Merasa dicuekkan pihak SMAN 1 dan pemerintah Kecamatan Namorambe, tentang tanah hibah berupa jalan menuju ke sekolah itu, ahli waris, Supir Sembiring menutup jalan tersebut, Selasa (2/5).
Pemilik lahan menutup jalan menuju sekolah SMAN 1 itu, di Desa Jatikesuma Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang, Sumut, akibat belum ada penyeselesaian dari tahun 2004 hingga sekarang. Sehingga sampai ada ucapan daripada pihak sekolah dan pemerintah setempat.
Menurut Sehat Br Sembiring, “Sudah 19 tahun kurang Lebih pihak SMAN 1 Namorambe memakai lahan kami. Tapi ungkapnya, hingga kini belum juga diselesaikan.
Ditambahkan nya, kalau lahan yang mereka tutup tersebut bukanlah jalan SMA Negeri 1 Namorambe melainkan jalan dulunya menuju Sungai Deli.
“Selama ini pemerintah dan oknum guru itu hanya sepelekan kami. Lagian, ucapnya, jalan yang kami tutup bukanlah jalan SMA Negeri 1 Namorambe, akan tetapi jalan ke Sungai Deli gang Ikan Mas.
Sedangkan Lamhot sinaga, cucu dari pada ahli waris juga menambahkan, saya rela tidur dijalan agar tidak bisa dilalui.
Dimana Keadilan Itu
Hingga ujarnya, sampai masalah ini cepat selesai bang, tapi dimana keadilan itu? apakah keadilan itu sudah tutup mata?, tanyanya.
Masak kami ingin mengambil yang memang hak kami selalu dipersulit oleh mereka, oknum preman yang berbabju pemerintah”, ungkap Lamhot kesal.
Sementara itu, pihak SMA Negeri 1 Namorambe mau dikonfirmasi awak media diusir Ngapul Purba, oknum Satpam.
“Saya hanya mejalankan tugas silahkan keluar”, sanggah dia.
Bahkan pihak Trantib Kecamatan Namorambe, Alasen sembiring dan Dedi Sembiring Pelawi dan Lase juga berkilah dan membuat stagment, “Kami tidak ada ruginya, dan kami tidak mempunyai kepentingan dalam masalah ini”, tanya saja sama Camatnya, dalih mereka. (Hendra Sinaga)
Editor | Mukhlis Nst
