Barak1News.com|Kampung Rakyat
Masyarakat Desa Perkebunan Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat Labuhanbatu Selatan merasa kecewa atas realisasi pekerjaan proyek pengaspalan jalan hotmix dari Dusun VIII menuju Dusun VI Desa Perkebunan Teluk Panji , karena baru selesai sudah hancur.

Salah seorang warga Desa Perkebunan Teluk Panji, Muji (60) yang dijumpai di sekitar lokasi proyek pada Minggu (9/1) menyatakan, pihaknya atas nama masyarakat setempat mengaku sangat kecewa melihat realisasi pekerjaan proyek tersebut.
Ia menyebutkan, pekerjaan pengaspalan hotmix dengan panjang lebih kurang sekitar 1.026 meter yang baru siap dikerjakan beberapa hari lalu itu, kondisinya sudah hancur. proyek yang menelan anggaran sebesar Rp. 2.987.961.000 yang bersumber dari P-APBD Tahun 2022 tidak sesuai yang diharapkan masyarakat.”Saya sebagai warga Dusun VI merasa tidak puas atas hasil kerja mereka, sebab ketebalannya masih kurang dan saat ini jalannya sudah hancur. Apalagi truk yang melewati jalan tersebut kelebihan tonase, seharusnya ketebalan jalan di sesuaikan dengan kapasitas kendaraan yang melintasi jalan tersebut” ujarnya.

Di sepanjang badan jalan tersebut terlihat sebagian aspalnya ada yang sudah terkelupas. Selain itu, di badan jalan terlihat ada yang sudah bergelombang dan oleh rekanan telah di beri les berwarna putih. Ketebalan aspal pun terlihat sangat tipis dan kasar terlihat menonjol kerikil atau batu-batu kecil di atasnya.
Karena itu, kata Muji, pihaknya meminta kepada Dinas PUPR Labuhanbatu Selatan, khususnya kontraktor CV. Harbangan segera memperbaiki kembali pekerjaan proyek tersebut sebaik mungkin.

Saat Barak1News.com meninjau langsung di lokasi pekerjaan jalan Aspal yang hancur itu terlihat para pekerja dari Kontraktor sedang memperbaiki badan jalan yang hancur. Salah seorang pekerja mengatakan bahwa selama 6 bulan masih ada waktu untuk perawatan jalan tersebut. Ironisnya para pekerja tetap saja tidak menggunakan APD saat bekerja
Sementara Pengawas Lapangan, Hendrik ketika akan di konfirmasi sehubungan dengan hancurnya jalan yang baru selesai di kerjakan via seluler, namun beliau tidak mengangkat teleponnya. Sampai berita ini di tayangkan Pengawas Lapangan belum juga bisa di hubungi. (STR)
