Barak1news.com. Padang Lawas.
Warung remang-remang atau Cafe yang di duga tempat prostitusi dan tempat minuman keras sudah sangat membuat resah warga Desa Huta Lombang, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas).
Akibatnya para perkumpulan Ibu ibu perkumpulan wirid Yasin melakukan tindakan sweeping atau didatangi oleh Ibu-Ibu perkumpulan Wirid Yasin, Desa Huta Lombang.
Kejadian tersebut dipicu dari adanya dugaan kekesalan dari Ibu-Ibu perkumpulan wirid Yasin karena warung remang maupun cafe yang berada di lokasi Desa Huta Lombang yang diduga sebagai lokasi prostitusi maupun tempat miras, dan tidak mengindahkan peringatan mereka sebelumnya.
Namun kenyataan pemilik di lokasi itu terus buka hingga musik yang keras terdengar sampai pagi, bahkan pihak dari Ibu-Ibu perkumpulan wirid Yasin sangat ingin menutup warung remang maupun cafe tersebut.
Diketahui sebelumnya pihak Dari Ibu-Ibu perkumpulan wirid Yasin Desa Huta Lombang sudah pernah melakukan protes datang beramai-ramai mengajukan protes kepada warung remang maupun cafe tersebut dengan dugaan penjualan miras dan prostitusi.
Salah satu anggota wirid Yasin yang tak mau disebut namanya, kita sebut saja, NHH, kepada awak media barak1news.com mengatakan ini, karena ketidak puasa mereka kepada penegak hukum selama ini selalu membiarkan tempat tersebut buka setiap hari sampai pagi.
“Hal ini kami lakukan karena sebelumnya kami telah melakukan laporan dan peringatan, namun tempat maksiat tersebut terus beroperasi,’ kata NHH.
Ditambahkan NHH, Padang Lawas ini adalah Negeri Seribu Satu Suluk, Padang Lawas Bercahaya, dan punya Perda nomor 07 tahun 2015 tentang penertiban minuman beralkohol, tapi kenapa tidak ada tindakan, ‘ katanya Gram.
Kami berharap Satpol PP dan Polres Padang Lawas melakukan penertiban seperti pada saat pak Usuf menjabat sebagai Kasatlantas Sabara beberapa tahun lalu kerja sama dengan Satpol-PP, ‘ harapnya.
Pasca kejadian aksi sweeping tersebut pihak Polsek Barumun langsung melakukan proses pengecekan lokasi warung remang maupun kafe, dan berkoordinasi dengan kelompok Pengajian Ibu-Ibu wirid Yasin tersebut.
Kepada awak media (16/01/2025) Kapolres Palas AKBP Diari Astetika SIK melalui Kapolsek Barumun Iptu Sakti K Harahap, SH membenarkan tindakan Sweeping oleh Ibu ibu wirid Yasin, bahwa jauh jauh sebelumnya pengelola warung tersebut sudah pernah dipanggil dan diproses terkait dugaan penjualan miras dan kegiatan-kegiatan yang indikasinya dengan kegiatan prostitusi dan mereka mengatakan tidak akan mengulanginya kembali”ungkapnya.
Selain dari sangat meresahkan warga masyarakat sekitar, warung tersebut disinyalir diduga dijadikan tempat prostitusi dan juga sering memutar music dengan volume sangat keras pada malam hari sampai dengan larut malam, dan sangat mengganggu sekali terhadap warga masyarakat sekitar. Ujar Kapolsek Barumun.
Akibat dari kejadian tersebut maka Ibu-Ibu pengajian wirid Yasin Desa Huta Lombang secara spontan mereka melakukan aksi sweping ke warung tersebut dikarenakan sudah beberapa kali di ingatkan baik oleh APH, maupun instansi terkait lainnya, untuk menutup warung tersebut malah dengan sengaja tetap buka dan melakukan aktivitas seperti biasa”. pungkas Iptu Sakti
Penulis: Ali Sabban.
