
Barak-1News | Aceh Singkil
86 tenaga kerja se-kabupaten Aceh Singkil mengikuti pelatihan berbasis kompetensi, di gedung Diklat BKPSDM desa Pulo Sarok, dimulai Senin (19/12) hingga Rabu ( 28/12) mendatang.
Pelatihan, dibagi menjadi lima kategori yaitu Pelatihan Tehnisi Handphone, Pertukangan, Komputer, Perbengkelan dan Elektronik.
Plt. kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Aceh Singkil, Takhsyur Pahlevi kepada Barak-1News, Selasa (20/12) mengatakan, pelatihan berbasis kompetensi tahun ini, menggunakan sumber dana DID (Dana Intensitas Daerah) Tahun 2022.
Dari 334 peserta, mendaftarkan diri, setelah melalui tes atau seleksi maka hasil akhir, dinyatakan lulus sebanyak 86 orang peserta untuk lima kategori pelatihan, yaitu, servis HP lulus 15 orang, tehnis Komputer,15, elektronik,15, Pertukangan, 26 dan Perbengkelan 15, ujar Pahlevi.
Usai pelatihan tambah nya, para peserta akan dibantu berupa bantuan alat kerja, seadanya, ucap Pahlevi.
Kendatipun, di wilayah kepulauan sedikit komplain, lanjutnya, akibat mepetnya waktu pendaftaran hingga pengumuman bagi peserta dinyatakan lulus, pasalnya waktu tersedia hanya sehari saja, namun dapat diatasi, imbuhnya.
Pj Bupati, Marthunis Muhammad, S.T dalam arahan nya, disampaikan Asisten II, Paisal mengatakan, pelatihan ini sangat penting dilakukan, terlebih pasca Pandemi covid-19 lalu, dimana menyebabkan meningkatnya angka pengangguran di Aceh Singkil mencapai 0,36 persen.
Tingkatan Skil Masyarakat
Sehingga,TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) Kabupaten Aceh Singkil tahun 2021 sebesar 8,60 persen naik dari 8,24 persen tahun 2020. Diharapkan dengan pelatihan ini bisa meningkatkan skill masyarakat sehingga mampu membuka usaha sendiri, sebut Paisal.
Sambungnya, dalam situasi sulit sekarang ini, peningkatan skill untuk mencari nafkah secara mandiri dengan berbagai macam kreativitas sangat lah diperlukan sehingga tingkat pengangguran dan kemiskinan bisa ditekan.
Untuk diketahui lanjut dia lagi, angka kemiskinan Aceh Singkil tahun 2021 sebesar 19,18 persen. Jumlah ini, masih tinggi dibandingkan angka kemiskinan Aceh sebesar 14,64 persen, ungkapnya.
Kurangi Tingkat Pengaguran
Mengingat banyak nya permasalahan, khususnya di bidang perekonomian, maka pelatihan seperti ini sangat kita perlukan untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka dan tingkat kemiskinan.
Kami berharap acara ini dapat bermanfaat dan menjadi project dan barometer untuk terlaksana nya peningkatan perekonomian dan pengentasan kemiskinan di Aceh Singkil, tegas Paisal.
Harapan nya kepada peserta agar dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dari awal sampai selesai. (Zaelani Bako)

Editor | Mukhlis Nst
