Barak 1 News.com|Labusel
Jembatan penghubung antara RT I dan RT III dusun Sijambu Desa Sisumut Kecamatan Kotapinang Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara amblas karena derasnya arus air sungai yang melalui jembatan tersebut. Jembatan yang dibangun masyarakat secara swadaya sejak tahun 2001 dan sering di lalui warga saat beraktivitas saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan dan perlu perbaikan.

Berdasarkan pantauan media Barak 1news di lokasi pada Senin, 1 Januari 2024 terlihat kondisi jembatan yang amblas semakin parah, lantai jembatan tampak retak begitu juga dengan dinding penahan hembatan. Untuk mengantisipasi amblasnya jembatan, masyarakat menahan jembatan dengan tumpukan karung berisi pasir.
Menurut Samsuar Batubara, salah seorang warga dusun Sijambu pada media mengatakan, amblasnya jembatan karena seringnya pihak PTPN 3 Sisumut membuang pelepah sawit ke sungai, sehingga sangkut dijembatan. Saat musim hujan tiba, akhirnya jembatan tidak mampu menahan derasnya air karena tumpukan sampah pelepah sawit tersebut. Ironisnya, pihak PTPN 3 tidak peduli atas ambalasnya jembatan tersebut.

Samsuar berharap kepada pemerintah agar segera membangun kembali jembatan mereka yang amblas terutama kepada pihak PTPN 3 Sisumut. Sebab armada angkutan langsir sawit PTPN 3 Sisumut sering melalui jembatan tersebut, namun ketika jembatan telah amblas, mereka memakai jalur lain.
Sedangkan menurut Ketua RT Dusun Sijambu, Samidi yang didampingi Wagiman, tokoh masyarakat setempat pada media mengatakan, Jembatan yang dibangun pada tahun 2001 atas swadaya masyarakat sekitar 1,5 bulan lalu amblas, hal ini akibat tingginya intensitas air hujan mengakibatkan Debit air sungai tinggi dan deras.

Seminggu setelah amblasnya jembatan pihak BPBD Labusel dan Aparat Desa Sisumut meninjau langsung ke lokasi jembatan yang amblas, namun sampai saat ini tidak belum ada realisasinya.
Samidi berharap agar jembatan penghubung RT Idan RT III segera dapat di perbaiki agar warganya dapat beraktivitas seperti biasa karena akses jalan tersebut satu-satunya jalan yang sering dipakai warga saat mengantar anak-anak mereka sekolah maupun belanja ke pasar.

Amblasnya jembatan yang menjadi akses terdekat warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah khususnya pihak Perusahaan, sebelum ada korban jiwa saat melalui jembatan amblas tersebut. Seharusnya Pihak perusahaan dapat membangun jembatan darurat sebagai akses jalan warga, sebab Dusun Sijambu salah satu dusun terdekat dengan PTPN 3 Sisumut atau masyarakat ring 1. Sudah sepantasnya pembangunan jembatan amblas segera di perbaiki pihak perusahaan dari dana Bina Lingkungan demi kenyamanan masyarakat.(red)
