Barak 1 News.com|Labusel
Manajer Kebun Sisumut Achmad Munawar Hasibuan, SP secara simbolis melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan mesjid di Afdeling VI Kebun Sisumut Desa Sisumut Kecamatan Kotapinang Labuhanbatu Selatan, Sabtu (27/7).
Pada peletakan batu pertama pembangunan Masjid Afdeling VI Kebun Sisumut, Manager Kebun Sisumut Achmad Munawar Hasibuan, SP didamping SPBUN, Ronal Budiman Siringoringo & Dani William Ginting, Badan Koordinator Agama Islam (BKAI), H. Mulkan Nasution, Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Suwardi, Koordinator Pembangunan, Amanda Surya Lufti Munthe dan seluruh jajaran karyawan Kebun Sisumut.

Manager Kebun Sisumut, Achmad Munawar Hasibuan, SP pada kesempatan itu menyampaikan, Pembangunan Mesjid di Afedling VI merupakan program swadaya Karyawan Kebun Sisumut yang telah berjalan dari tahun 2016.” di mulai pada tahun 2016 pembangunan masjid di setiap afedling telah berjalan dan alhamdulillah sudah terbangun 3 masjid yaitu masjid afdeling II, Afdeling III , Afdeling IV dan saat Mesjid Afdeling VI dalam tahap pembangunan.” ujar Manajer.
Lebih lanjut beliau mengatakan, pembangunan masjid tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan ukhuwah islamiyah dan ketaqwaan dalam beragama bagi para karyawan serta masyarakat di sekitar perkebunan.”Semoga masjid ini dapat segera terbangun dan menjadi sentral dalam beribadah khususnya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT” ucapnya.

Sementara Badan Koordinator Agama Islam (BKAI) Kebun Sisumut, H. Mulkan Nastion pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Manager Kebun Sisumut dan jajaran karena sangat peduli terhdap perkembangan keagamaan di kebun sisumut khususnya dalam pembangunan rumah ibadah.”Semoga dengan niat baik ini nantinya akan dapat menambah ladang ibadah kita semua kepada Allah SWT, serta dapat lebih meningkatkan ketaqwaan dalam menunaikan ibadah sholat berjamaah di masjid” kata Ust. Mulkan Nasution.
Proses peletakan batu pertama pembangunan masjid Afdeling VI berjalan lancar dan sukses serta di tutup dengan do’a oleh ustad Mulkan Nasution. (red)
