BARAK_1NEWS.Com|Madina.
Menggemparkan, kejadian seorang pasien sedang dirawat inap di salah satu ruang Rumah Sakit Umum (RSUD) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bernama Belprit Aritonang warga Desa kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara ditemukan gantung diri dan sudah tak bernyawa, Rabu 30/10/2024.
Bermula kejadian ini di ketahui Eliza Afriani bersama temannya pelajar magang hendak memeriksa pasien di ruangan melati RSUD Panyabungan.
Disaat mereka keruangan melati, Eliza Afriani dan kawannya tidak melihat pasien di tempat tidur, namun berada tergantung dan tidak bernyawa dalam keadaan leher terikat menggunakan kain Spray tempat tidur.
Melihat kejadian tersebut, sontak mereka berteriak meminta tolong membuat seluruh penghuni Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan berhamburan mendengar teriakkan Eliza Afriani dan kawannya.
Ketika pihak rumah sakit mengetahui kejadian pasien tergantung diruang rawat inap, pihak rumah sakit langsung melaporkan kepada Pihak berwajib, tak lama kemudian Babinsa dan Personel Polsek kota Panyabungan tiba di tempat kejadian perkara (TKP)
Setelah pihak berwajib datang pasienpun di periksa sekitar pukul 13.00 wib, ternyata pasien diketahui sudah meninggal dunia sesuai hasil pernyataan pihak rumah sakit.
Dikutip dari Madinapos.com, Kapolres Madina AKBP. Arie Sofandi Paloh S.H Sik melalui KBO Reskrim Ipda Bagus Seto membenarkan kejadian ini, ia mengatakan saat ini pihak kepolisian sedang mendalami kasus kejadian pasien gantung diri tersebut.
”ya benar kejadian pasien diduga gantung diri di RSUD Panyabungan ini, dan alm sudah di bawa kerumah keluarganya di Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara,’ kata Bagus.
Bagus Seto mengatakan, alm Belprit Aritonang memang salah seorang pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dibawa pihak keluarga didampingi Kepolisian untuk dirawat di RSUD Panyabungan beberapa hari lalu.
Ditambahkannya, pihak keluarga memohon kepada kita untuk mendampingi pasien di bawa ke RSUD Panyabungan, sambil untuk mendapatkan perawatan terhadap Belprit Aritonang,’ kata KBO Reskrim Polres Madina menutup.
Penulis : A Salam Siregar.
