Barak1news.com.Aceh Singkil.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Peduli Sejarah (MAPESA) Aceh mengadakan acara forum group Discussion (FGD) rembuk mufakat dengan komponen masyarakat di hotel Alviya Pulo Sarok, Kecamatan Singkil , Kamis 20/02/2025.
Kepala Dinas (Kadis) Disdikbud Aceh Singkil melalui Kabid Kebudayaan Putri Zuliana SPd mengatakan bahwa acara Forum Group Discussion rembuk mufakat dengan komponen masyarakat ini diadakan adalah salah satu moment penting dalam menyikapi terbangunnya satu unit museum,’ katanya.
Karena kita tahu Aceh Singkil punya sejarah dan budaya masa lalu yang baik era zaman Turky, Arab, Spanyol, Belanda dan Jepang yang perlu diteliti kebenaran faktanya, arsip maupun foto-fotonya yang disimpan di museum sebagai bahan kajian dan pengetahuan buat generasi mendatang. Kata Putri.
Dari hasil acara FGD ini di terbitkan satu MoU ditanda tangani pihak tokoh masyarakat Aceh Singkil Ismail Saleh, Syamsuir dan Putri Zuliana dari Disdikbud, sedangkan dari pihak LSM MAPESA Taqiyuddin Muhammad. Sedangkan hasil kesepakatan akan diteruskan nantinya ke tingkat pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.tutur Putri.
Putri Zuliana SPd memberi apresiasi yang tinggi terhadap kepedulian LSM MAPESA dalam memfasilitasi lahirnya satu unit museum di Aceh Singkil.
Hal ini hendaknya perlu kita dukung dengan serius agar museum tersebut secepatnya terealisasi di Kabupaten Aceh Singkil.
Penulis: Dahrusyid
